Welcome to my site

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum. ed ut perspiciatis unde omnis iste.

" Small is the number of people who see with their own eyes, think with their own minds and feel with their own hearts " (Albert Hermann Einstein)

= contact me at ndre@engineer.com or click on my facebook badge =

Tampilkan postingan dengan label SEKILAS MATERI ILAB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEKILAS MATERI ILAB. Tampilkan semua postingan

SISTEM OPERASI PART 1

Definisi sistem operasi :
OS atau biasa disebut Operating System atau dalam istilah indonesia-nya Sistem Operasi adalah perangkat lunak ( software sistem ) yang bertugas untuk melakukan control ( mengatur ) dan manajemen (mengendalikan) perangkat keras ( hardware ), yang nntinya memberikan kemudahan penggunaan komputer ke pemakai . OS jg melakukan manajemen operasi - operasi dasar sistem , termasuk menjalankan sistem software aplikasi seperti program - program pengolah kata dan browser web. Dan OS juga mengontrol penyimpanan data, input, output dari suatu perangkat ke perangkat lainnya.

Definisi singkat Sistem operasi adalah bagian software yang merupakan kumpulan program yang mengontrol dan mengaturseluruh kegiatan processing dalam sistem itu sendiri . Dan nantinya sebagai pemudah kerja computer , atau yang nantinya pertindak sebagai penghubung antara computer dengan pemakainya .
Dan Secara umum, Sistem Operasi adalah  software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software tesebut. Dan layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum , karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Dalam ilmu komputer, kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.
Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, seperti menjalankan aplikasi yang bersaaman. maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Yang disebut sebagai multiplexing. Atau simplenya kernel juga bertugas mengatur schedule agar mendapatkan waktu yang tepat untuk meggunakan satu bagian perangkat keras , yang di maksud satu bagian perangkat keras tersebut , adalah processor . yang di mana Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang dapat menjalankan instruksi-instruksi program komputer seperti aplikasi – aplikasi .
Tapi sebenarnya, beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, dan ada juga yang menjalankan multi-proses dalam satu waktu. dalam sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses ? simplenya , jadi  pada saat  prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Sistem operasi mempunyai dua tugas utama, yaitu:
1. Pengelola seluruh sumber daya sistem komputer (sebagai resource manager).
2. Sistem operasi sebagai penyedia layanan (sebagai extended/virtual machine). tanpa mengganggu                layanan yang dijalankan oleh sistem computer .

 Pengelola seluruh sumber daya sistem computer yang dimaksud adalah mengelola semua komponen di dalam komputer yang dapat memberi manfaat .
Sumber dayanya terdiri dari :
  1. Sumber daya fisik
  2. Sumber daya abstrak
Sumber daya fisik misalnya : keyboard, mouse, Modem , RAM , monitor , perangkat multimedia seperti soundcard , TV tunner , dan perangkat grafis seperti , scanner , digitalizer dll

Sumber daya abstrak terdiri dari :
  1. Data
  2. Program
Data seperti :
-          PCB  ( proses control block ) untuk mencatat dan mengendalikan proses
-          Berkas ( file ) tempat penyimpanan data atau program
-          Dan sebagainya

Program :
Yaitu berupa kumpulan intruksi yang dapat di jalankan sistem computer :
Dapat berupa :   utilitas atau aplikasi .

Sasaran dari sistem operasi ini adalah:
1. Kenyamanan, harus membuat penggunaan komputer menjadi nyaman.
2. Efisiensi, menjadikan penggunaan sumber daya sistem komputer secara efisien.
3. Mampu berevolusi, maksudnya adalah untuk memudahkan pengembangan, pengujian dan pengajuan fungsi-fungsi yang baru tanpa mengganggu layanan yang dijalankan oleh sistem komputer.

Sumber : Flasdisk Bang Sukma Wijaya 4IA06 2009

SISTEM OPERASI PART 2


Sistem operasi adalah bagian software yang merupakan kumpulan program yang mengontrol dan mengaturseluruh kegiatan processing dalam sistem .
Pada prinsipnya , sistem operasi di buat untuk memperkecil peranan manusia dalam sistem dan untuk memperbesar efesiensi sistem . Contoh-contoh sistem operasi :
-          BOS ( Basic Operating System )
-          TOP ( Tape Operating System  )
-          DOS ( Disk Operating System)
-          OS/VS ( Operating System / Virtual Storage )
Dua arti dan dua fungsi sistem operasi :
 Arti dan fungsi pertama : sebagai pemudah kerja komputer
Arti dan fungsi ke dua      : sebagai pengelola sumber daya computer
Sistem operasi berfungsi sebagai pengatur atau pengelola sumber daya .
DOS adalah nama dari sistem operasi ,
 Karena , sebagian besar sistem operasi mencakup urusan disket , dan secara keseluruhan mereka di namakan DOS .

Berabagai nama sistem operasi :
Dahulu ada nama seperti multics , kemudian unix, xenix dan sejenisnya .
Ada nama sistem operasi : Apple DOS , Apple ProDOS , CP/M , Ms DOS , PC DOS , UCSD Pascal OS , Sistem Operasi pada Macintosh , sistem operasi baru OS/2 .

Arti istilah Operating System (OS) dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut :

Sistem operasi. Perangkat lunak sistem yang mengatur dan mengendalikan perangkat keras dan memberik kemudahan penggunaan komputer ke pemakai. OS ini mengontrol penyimpanan data, input, output dari suatu perangkat ke perangkat lainnya.
Sistem operasi mempunyai dua tugas utama, yaitu:
1. Pengelola seluruh sumber daya sistem komputer (sebagai resource manager).
2. Sistem operasi sebagai penyedia layanan (sebagai extended/virtual machine).
Sasaran dari sistem operasi ini adalah:
1. Kenyamanan, harus membuat penggunaan komputer menjadi nyaman.
2. Efisiensi, menjadikan penggunaan sumber daya komputer secara efisien.
3. Mampu berevolusi, harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian dan pengajuan fungsi-fungsi yang baru tanpa mengganggu layanan yang dijalankan oleh sistem komputer.
                                   
OS atau biasa disebut Operating System atau dalam istilah indonesia-nya adalah Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen terhadap perangkat keras. OS jg melakukan manajemen operasi - operasi dasar sistem , termasuk menjalankan sistem software aplikasi seperti program - program pengolah kata atau biasa dikenal dengan sebutan browser web.

Singkatan Operating System. sistem operasi. Perangkat lunak sistem yang mengatur dan mengendalikan perangkat keras dan memberikan kemudahan penggunaan komputer ke pemakai. OS ini mengontrol penyimpanan data, input, output dari suatu perangkat ke perangkat lainnya.

Sistem operasi mempunyai dua tugas utama, yaitu:
1. Pengelola seluruh sumber daya sistem komputer (sebagai resource manager).
2. Sistem operasi sebagai penyedia layanan tanpa mengganggu layanan yang dijalankan oleh sistem computer

OS (Operating System) Pada Komputer
By admin - Posted on February 26th, 2008

Dalam Ilmu komputer, Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System atau OS) adalah suatu software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Pendahuluan

Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall.

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:

1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS

Layanan inti umum

Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.

Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.

Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.

Sistem Operasi saat ini

Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:

1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang akan dirilis pada tahun 2007)).
2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (Leopard).

Sedangkan komputer Mainframe, dan Super komputer menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.

Proses

Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).

Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:

1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas


1. Software System (OS)

    Sistem Operasi ( Operating System )

    Bagian dari software komputer yang menggunakan kemampuan komputer secara langsung dan menyeluruh untuk mengerjakan suatu tugas/fungsi tertentu sesuai dengan kebutuhan pengguna) .

    Jenis – jenis Sistem Operasi

    1. Microsoft Windows

 - Windows Desktop Environment (versi 1.x s.d versi 3.x)
 - Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME)
 - Windows NT (Windows NT3.x,Windows NT4.0,Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows 7 (Seven) yang akan dirilis pada tahun 2009, Windows Orient yang akan dirilis tahun 2004

    2. UNIX

    Menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD ( Berkeley Software Distribution ), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD ang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin ) dan NU/Hurd.

 3 . M ac OS

    Sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa d isebut Mac atau Macintosh . Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.4 ( Tiger ). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 ( Leopard )

SISTEM OPERASI PART 3


Definisi Operating System :
Dalam Ilmu komputer, Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System atau OS) adalah suatu software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.

-OS atau biasa disebut Operating System atau dalam istilah indonesia-nya Sistem Operasi adalah perangkat lunak ( software sistem ) yang bertugas untuk melakukan control ( mengatur ) dan manajemen (mengendalikan) perangkat keras ( hardware ), dan  memberikan kemudahan penggunaan komputer ke pemakai . OS jg melakukan manajemen operasi - operasi dasar sistem , termasuk menjalankan sistem software aplikasi seperti program - program pengolah kata atau biasa dikenal dengan sebutan browser web. Dan OS juga mengontrol penyimpanan data, input, output dari suatu perangkat ke perangkat lainnya.
Definisi singkat Sistem operasi adalah bagian software yang merupakan kumpulan program yang mengontrol dan mengaturseluruh kegiatan processing dalam sistem itu sendiri . Dan nantinya sebagai pemudah kerja computer .
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu . Dan layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi. Dan tentunya sistem operasi tidak hanya melakukan itu saja Lebih jauh daripada itu, selain Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, sistem operasi juga menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar  , mengapa demikian ?? nanti kita akan menganal yang namanya proses , hubungan proses dengan kelancaran aplikasi ??  dan sistem operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori , melakukan input dan output terhadap peralatan lain , dan memiliki akses kepada sistem file . Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Proses
Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.

Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.

Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.

Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).

Status Proses

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:

1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas

Sistem operasi mempunyai dua tugas utama, yaitu:
1. Pengelola seluruh sumber daya sistem komputer (sebagai resource manager).
2. Sistem operasi sebagai penyedia layanan (sebagai extended/virtual machine).
Sasaran dari sistem operasi ini adalah:
1. Kenyamanan, harus membuat penggunaan komputer menjadi nyaman.
2. Efisiensi, menjadikan penggunaan sumber daya komputer secara efisien.
3. Mampu berevolusi, harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian dan pengajuan fungsi-fungsi yang baru tanpa mengganggu layanan yang dijalankan oleh sistem komputer.

Sistem operasi mempunyai dua tugas utama, yaitu:
1. Pengelola seluruh sumber daya sistem komputer (sebagai resource manager).
2. Sistem operasi sebagai penyedia layanan tanpa mengganggu layanan yang dijalankan oleh sistem computer .

MODUL STRUKTUR DATA ILAB PART 2



2. POINTER dan SINGLE LINK LIST


TUJUAN PRAKTIKUM
1.      Praktikan mengetahui tipe struktur data baru yaitu tipe data Pointer.
2.      Praktikan menggunakan pointer didalam pembuatan program dan dapat menerapkannya dalam sebuah variabel dinamik (Link List).
3.      Praktikan mengetahui perbedaan antara variabel Pointer, Variabel Statis dan Variabel Dinamis.

TEORI PENUNJANG
            Pada pertemuan sebelumnya telah dijelaskan mengenai variabel yang bertipe Array, suatu tipe data yang bersifat statis (ukuran dan urutannya sudah pasti). Selain itu ruang memori yang dipakai oleh variabel tersebut tidak dapat dihapus jika variabel tersebut tidak digunakan kembali.
            Untuk mengatasi masalah diatas maka pascal menawarkan suatu fasilitas yang di mungkinkan suatu pengubah/variabel bersifat dinamis. Variabel dinamis adalah suatu variabel yang akan dialokasikan hanya pada saat diperlukan, yaitu setelah program dieksekusi. Variabel-variabel ini juga dapat dihapus pada saat program dieksekusi, sehingga ukuran variabel akan selalu berubah.

2.1. Variabel Pointer
Variabel dinamik tidak dapat dideklarasikan secara eksplisit seperti halnya mendeklarasikan variabel statik dan tidak dapat secara langsung ditunjukkan oleh suatu pengenal (identifier). Variabel dinamik hanya dapat ditunjukkan oleh variabel khusus yang berisi alamat memori yang digunakan oleh variabel dinamik tersebut. Variabel khusus ini disebut juga dengan variabel pointer. Variabel Pointer adalah suatu variabel yang menunjuk ke alamat memori yang digunakan untuk menampung data yang akan diproses.


Deklarasi Variabel Pointer :
Var <Nama Variabel> : ^<Tipe Data>
Contoh Pendeklarasian :
Var
JumlahData        :    ^Integer;
NamaSiswa        :    ^String[25];
NilaiSiswa          :    ^Real;

Pendeklarasian variabel pointer tidak jauh berbeda dengan pendeklarasian variabel biasa, hanya perlu ditambahkan simbol topi ( ^ ) – biasa juga disebut ceret atau circumflex. Simbol topi tersebut menandakan bahwa variabel tersebut menunjuk ke lokasi tertentu di memori.

2.2. Operasi Pada Pointer
Pada pointer ada dua operasi dasar yang dapat dilakukan yaitu :
1.      Operasi mengkopi simpul
2.      Operasi mengkopi isi simpul

Untuk memahami operasi di atas perhatikan contoh berikut. Pertama kali kita deklarasikan variabel pointernya, yaitu :

Var
P1, P2 : ^Byte;

Posisi P1 dan P2 di memory sekarang ini adalah P1 menunjuk ke tipe data Byte dan P2 juga menunjuk ke tipe data Byte.

Jika kita mengisi variabel P1 dengan 5 san P2 dengan 8 maka posisi P1 dan P2 sekarang adalah :
P1:=5; P2:=8;

Jika kita memberikan statement :

P1:=P2;

Maka gambar diatas berubah menjadi :
 2. POINTER dan SINGLE LINK LIST


TUJUAN PRAKTIKUM
1.      Praktikan mengetahui tipe struktur data baru yaitu tipe data Pointer.
2.      Praktikan menggunakan pointer didalam pembuatan program dan dapat menerapkannya dalam sebuah variabel dinamik (Link List).
3.      Praktikan mengetahui perbedaan antara variabel Pointer, Variabel Statis dan Variabel Dinamis.

TEORI PENUNJANG
            Pada pertemuan sebelumnya telah dijelaskan mengenai variabel yang bertipe Array, suatu tipe data yang bersifat statis (ukuran dan urutannya sudah pasti). Selain itu ruang memori yang dipakai oleh variabel tersebut tidak dapat dihapus jika variabel tersebut tidak digunakan kembali.
            Untuk mengatasi masalah diatas maka pascal menawarkan suatu fasilitas yang di mungkinkan suatu pengubah/variabel bersifat dinamis. Variabel dinamis adalah suatu variabel yang akan dialokasikan hanya pada saat diperlukan, yaitu setelah program dieksekusi. Variabel-variabel ini juga dapat dihapus pada saat program dieksekusi, sehingga ukuran variabel akan selalu berubah.

2.1. Variabel Pointer
Variabel dinamik tidak dapat dideklarasikan secara eksplisit seperti halnya mendeklarasikan variabel statik dan tidak dapat secara langsung ditunjukkan oleh suatu pengenal (identifier). Variabel dinamik hanya dapat ditunjukkan oleh variabel khusus yang berisi alamat memori yang digunakan oleh variabel dinamik tersebut. Variabel khusus ini disebut juga dengan variabel pointer. Variabel Pointer adalah suatu variabel yang menunjuk ke alamat memori yang digunakan untuk menampung data yang akan diproses.


Deklarasi Variabel Pointer :
Var <Nama Variabel> : ^<Tipe Data>
Contoh Pendeklarasian :
Var
JumlahData        :    ^Integer;
NamaSiswa        :    ^String[25];
NilaiSiswa          :    ^Real;

Pendeklarasian variabel pointer tidak jauh berbeda dengan pendeklarasian variabel biasa, hanya perlu ditambahkan simbol topi ( ^ ) – biasa juga disebut ceret atau circumflex. Simbol topi tersebut menandakan bahwa variabel tersebut menunjuk ke lokasi tertentu di memori.

2.2. Operasi Pada Pointer
Pada pointer ada dua operasi dasar yang dapat dilakukan yaitu :
1.      Operasi mengkopi simpul
2.      Operasi mengkopi isi simpul

Untuk memahami operasi di atas perhatikan contoh berikut. Pertama kali kita deklarasikan variabel pointernya, yaitu :

Var
P1, P2 : ^Byte;

Posisi P1 dan P2 di memory sekarang ini adalah P1 menunjuk ke tipe data Byte dan P2 juga menunjuk ke tipe data Byte.




Jika kita mengisi variabel P1 dengan 5 san P2 dengan 8 maka posisi P1 dan P2 sekarang adalah :
P1:=5; P2:=8;



Jika kita memberikan statement :

P1:=P2;

   Dari nilai diatas dapat di perhatikan bahwa sekarang pointer P2 juga menunjuk ke simpul yang ditunjuk oleh pointer P1. Simpul yang tadinya ditunjuk oleh P2 menjadi terlepas. Dalam keadaan seperti ini, karena tidak ditunjuk oleh suatu pointer lain, maka simpul tersebut tidak bisa dimasuki lagi karena lokasi simpul tersebut dalam variabel tidak diketahui lagi (kecuali apabila simpul ini ditunjuk oleh pointer yang lain). Operasi inilah yang disebut dengan operasi mengkopi pointer.

Kita kembali lagi ke gambar sebelumnya. Jika statemen yang diberikan adalah :
P1^:=P2^;
  
Operasi inilah selanjutnya yang disebut dengan operasi mengkopi isi simpul.

2.3. Variabel Dinamik
 Variabel dinamik dibentuk dengan menggunakan variabel pointer yang telah dialokasikan. Pengalokasian variabel ini menggunakan statement New(). Jika kita tidak membutuhkan variabel dinamik yang telah kita bentuk maka kita dapat menghapusnya dari memory dengan menggunakan statemen Dispose(). Sampai saat ini kita baru membentuk satu buah variabel dinamik.
Jika kita memakai banyak variabel dinamis maka kita akan membutuhkan banyak variabel pointer. Oleh karena itu ada baiknya jika kita hanya menggunakan satu variabel pointer saja untuk menyimpan banyak data dengan metode yang kita sebut dengan link list.

2.4. Linked List
      Link list merupakan suatu variabel yang bertipe pointer yang membentuk suatu untaian yang saling berhubungan. Tiap untaian tersebut diletakkan pada memory. Tempat yang disediakan pada suatu area memori tertentu untuk menyimpan data dikenal dengan  sebutan Node/Simpul.  Linked list juga disebut dengan seranai beranai merupakan suatu variabel pointer yang simpulnya bertipe Record.




Gambar 2.1 Simpul-simpul yang membentuk seranai beranai

Deklarasi Linked List di dalam Pascal :
Type
PSimpul      =       ^Simpul
Simpul        =       Record
                                   Info : Tipe Data;
                                   Next : PSimpul;
                             End;
Var
Head, Tail : PSimpul;

Variabel Head dan Tail selanjutnya dialokasikan dengan statement New(), yang dihasilnya nantinya merupakan link list yang sudah terbentuk.

Ada beberapa hal yang harus diketahui mengenai link list, diantaranya adalah :
1.            Link list selalu memiliki pointer petunjuk yang selalu menunjuk pada awal dari list yang disebut Head.
2.            Link list juga selalu memiliki pointer petunjuk menunjuk pada akhir dari list yang disebut Tail, kecuali untuk jenis circular.
3.            Setiap simpul yang terbentuk selalu memiliki nilai NIL, kecuali jika simpul tersebut sudah ditunjuk oleh simpul yang lainnya (Link list belum terhubung).
4.            Posisi simpul terakhir pada link list selalu bernilai NIL karena ia tidak menunjuk pada  simpul yang lainnya, kecuali bentuk circular.
5.            Operasi yang dapat dilakukan pada Link List diantaranya adalah :
a.          Menambah Simpul (di Depan, Belakang dan Tengah).
b.         Menghapus Simpul (di Depan, Belakang dan Tengah).
c.          Membaca isi link list (Membaca maju dan mundur).

Struktur umum Link List dapat dilihat pada gambar 2.2 dibawah ini:


Gambar 2.2 Struktur Umum Link List

2.5. Operasi Pada Link List
Ada tiga jenis operasi pada link list, yaitu :
1.   Menambah Simpul
     Menambah simpul pada link list ada tiga macam yaitu menambah di depan, belakang dan tengah, tapi hanya penambahan yang umum dipakai saja oleh link list yang akan dibahas yaitu penambahan simpul dibelakang. Selanjutnya penambahan yang lain akan dibahas pada pertemuan-pertemuan selanjutnya. Penambahan di belakang maksudnya menambahkan simpul-simpul baru pada posisi Tail. Gambar 2.3 ini merupakan ilustrasi penambahan simpul di belakang.

 

Gambar 2.3 Ilustrasi Penambahan Simpul di Posisi Tail
             

Berikut ini merupakan procedure Tambah simpul pada Pascal :
Procedure Tambah(Var Head, Tail : PSimpul; Elemen : Char);
Var Temp : PSimpul;
Begin
      New(Temp);
      Temp^.Info := Elemen;
      If Head = NIL Then                     { Jika Link List Masih Kosong }
            Head := Temp
      Else
            Tail^.Next := Temp;                { Gambar 2.3.b. }
      Tail := Temp;                                 { Gambar 2.3.c. }
      Tail^.Next := NIL;
End;


2.   Menghapus Simpul
     Operasi menghapus simpul juga ada tiga macam yaitu menghapus simpul di depan, belakang dan tengah. Untuk menghapus sebuah simpul diperlukan satu buah tambahan variabel pointer yaitu variabel bantu yang berguna untuk menunjukkan simpul manakah yang akan dihapus. Procedure Hapus selengkapnya adalah sebagai berikut :

Procedure Hapus(Var Head, Tail : PSimpul; Elemen : Char);
Var Temp1, Temp2  : PSimpul;
Begin
     If Head = NIL Then { Jika Link List Masih Kosong }
          Writeln(‘Link List Masih Kosong’)
                 Else If Head^.Info = Elemen Then            { Simpul Pertama dihapus }
                       Begin
                             Temp2:=Head;
                             Head := Temp2^.Next;
                             Dispose(Temp2);
                       End
      Else    {Menghapus simpul tengah / }
                 Begin        {Akhir }
                       Temp1 := Head
                       { Memulai proses pencarian elemen yang akan dihapus }
                       While (Elemen <> Temp1^.Info) And (Temp1^.Next <> NIL)           Do
                       Temp1 := Temp1^.Next;
                       If Temp2 <> NIL Then                        { Jika simpul ketemu }
                             Begin
                                   { Jika Simpul yang di cari ada di tengah }
                                   If Temp2 <> Tail Then            
                                         Temp1^.Next := Temp2^.Next
                                   Else
                                   Begin
                                         Tail := Temp1;                                                                                                                                 Tail^.Next := NIL;                                                                                                                     End;                                                                                        Dispose(Temp2);
                                   End
                             Else
                                   { Simpul yang akan dihapus tidak ketemu }
                                   Writeln(‘Simpul Tidak di ketemukan !’);
                 End;
End;

3.   Membaca Isi Link List
     Ada dua jenis untuk membaca isi link list yaitu membaca maju dan membaca mundur.
a.    Membaca Maju
Membaca maju artinya membaca isi seranai beranai mulai posisi Head sampai ke posisi Tail. Berikut ilustrasi pembacaan isi simpul beserta prosedur pembacaannya :




Gambar 2.4 Ilustrasi pembacaan dari Head ke Tail

Procedure Baca_Maju(Head : PSimpul);
Var Temp : PSimpul;
Begin
      Temp := Head;
      Repeat
            Write(Temp^.Info,’  ‘);
            Temp := Temp^.Next
      Until Temp <> NIL;
End;

b.   Membaca Mundur
     Membaca mundur artinya membaca isi seranai beranai mulai posisi Tail sampai ke posisi Head. Berikut ilustrasi pembacaan isi simpul beserta prosedur pembacaannya :

 

Gambar 2.5 Ilustrasi pembacaan dari Tail ke Head

Procedure Baca_Mundur(Temp : PSimpul);
Begin
      If Temp <> NIL Then
            Begin
                  Baca_Mundur(Temp^.Next);
                  Write(Temp^.Info,’  ‘);
            End;
End;
            Ada berbagai jenis linked list, contoh diatas merupakan seranai beranai tunggal (Single Link List). Adapun jenis-jenis link list antara lain adalah :
1.   Single Link List / Link list satu arah (One Way List)
Disebut demikian karena pada setiap simpul hanya memiliki satu buah field yang berhubungan dengan simpul berikutnya. Dalam pembuatan Single Link List dapat menggunakan 2 metode, yaitu:
·         LIFO (Last In First Out), aplikasinya   : Stack (Tumpukan)
LIFO adalah suatu metode pembuatan Link List dimana data yang masuk paling akhir adalah data yang keluar paling awal.
·         FIFO (First In First Out), aplikasinya  : Queue (Antrian)
LIFO adalah suatu metode pembuatan Link List dimana data yang masuk paling awal adalah data yang keluar paling awal juga.

Link list ini memiliki beberapa variasi lain diantaranya :
a.    Header Single Link List : Jenis single link list yang memiliki simpul tambahan pada awal simpul yang berguna untuk informasi tambahan. Contoh dibawah ini merupakan header single link list yang pada simpul header-nya berisi informasi mengenai banyaknya simpul di dalam list

b.   Circular Single Link List : Jenis single link list yang tidak pernah mempunyai tail atau tidak pernah NIL selalu berputar Head = Tail;

c.    Header Circular Single Link List : Jenis circular single link list yang memiliki simpul tambahan di awal sebagai informasi tambahan. Contoh dibawah ini merupakan circular header single link list yang pada simpul headernya berisi informasi mengenai banyaknya simpul di dalam list.

2.Double Link List / Link list dua arah (Two Way List)
     Link List ini memiliki dua buah field yang digunakan untuk menunjuk ke simpul sebelumnya dan ke simpul sesudahnya. Banyak digunakan untuk mempermudah proses pencarian simpul dalam suatu seranai beranai. Link list ini memiliki beberapa variasi lain diantaranya :
a.          Header Double Link List : Jenis double link list yang memiliki simpul tambahan pada awal simpul yang berguna untuk informasi tambahan.
b.         Circular Double Link List : Jenis double link list yang tidak pernah mempunyai tail atau tidak pernah NIL selalu berputar Head = Tail;
c.          Header Circular Double Link List : Jenis circular double link list yang memiliki simpul tambahan di awal sebagai informasi tambahan.


LAPORAN PENDAHULUAN
  1. Jelaskan pengertian dari:
a.      Variabel Statis
b.     Variabel Dinamis
c.      Variabel Pointer.
  1. Bagaimana cara pendefinisian Variabel Pointer & Variabel Dinamis.
  2. Apa yang dimaksud dengan Head, Tail dan NIL.
  3. Jelaskan mengenai operasi pada pointer.
  4. Jenis-jenis Link List dan operasi pada link list.

MATERI PRAKTIKUM
  1. Mengetahui Variabel Statis, Dinamis dan Pointer terutama perbedaan diantara ketiganya.
  2. Mengetahui jenis-jenis link list (keseluruhan jenisnya) minimal dengan menggunakan bagan/gambar atau juga dapat dengan program sederhana.
  3. Membuat program-program sederhana berupa pendefinisan link list dan operasi-operasi link list.
  4. Membuat program menu pulldown dengan menggunakan link list. Menu pulldown terdiri dari Create link list,  insert link list, delete link list, search link list dan exit main menu. Menu-menunya diisi semua kecuali search link list.
  5. Nilai K (Keterampilan) didapat jika praktikan dapat mengisi menu pulldown search link list.

LAPORAN AKHIR
Buat Algoritma dan program sederhana dari Link List.

Kekurangannya dapat didownload pada website ILAB

 
This Theme Modified by Kapten Andre based on Structure Theme from MIT-style License by Jason J. Jaeger