Welcome to my site

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum. ed ut perspiciatis unde omnis iste.

" Small is the number of people who see with their own eyes, think with their own minds and feel with their own hearts " (Albert Hermann Einstein)

= contact me at ndre@engineer.com or click on my facebook badge =

Sumber Daya Manusia Perusahaan (T01)

Dalam tulisan kali ini saya akan membahas faktor yang mempengaruhi perusahaan selain tujuan perusahaan. Faktor tersebut adalah sumber daya perusahaan.

Setiap perusahaan memiliki sumber daya yang terbatas. Diharapkan perusahaan tersebut mempunyai sumber daya yang unik atau bahkan breakthrough opportunities yang tidak dimiliki oleh perusahaan lainnya.


Breakthrough opportunities adalah kesempatan-kesempatan yang menolong para innovators untuk mengembangkan strategi pemasaran yang sulit ditiru dan akan membawa keuntungan dalam jangka panjang.
Contoh : Bread Talk. Bread Talk pada awal mulanya adalah breakthrough opportunities. Bagaimana dengan toko roti yang anda kenal sebelum adanya Bread Talk? Bread Talk disebut juga sebagai butik roti. Roti-roti diletakkan di nampan yang bagus, disorot lampu, dan diberikan cerita untuk setiap roti. Anda pun bisa melihat proses pembuatan roti. Hal ini jelas belum ada pada toko roti sebelumnya, dimana roti sudah dibungkus plastik, ditaruh pada tempat pajangan biasa, dan proses pembuatan roti tidak terlihat. Oleh karena itu Bread Talk dapat dikategorikan sebagai Breakthrough opportunities.

Jika perusahaan tidak memiliki breakthrough opportunities, setidaknya perusahaan memiliki competitive advantage.

Competitive advantage : perusahaan mempunyai bauran pemasaran yang dilihat lebih baik oleh pasar sasaran dibandingkan dengan bauran pemasaran yang ditawarkan oleh perusahaan pesaing.
Contoh : Bandingkan Sour Sally dengan JCool. Sekalipun Sour Sally adalahinnovator dan memiliki Breakthrough oppportunities di Indonesia, tetapi JCool tidak lantas kehilangan akal. Mari membandingkan kedua produk tersebut dari bauran pemasarannya. Produk? Beberapa orang mengatakan JCool lebih manis. Tempat? Untuk hal ini Sour Sally dan JCool sama-sama memilih tempat di mall. Promosi? JCool menawarkan +1 topping untuk produknya. Harga? JCool dijual lebih murah dibandingkan Sour Sally. Tetapi tentu saja para penggemar Sour Sally memiliki alasan mereka sendiri kenapa mereka tetap memilih Sour Sally sekalipun beberapa bauran pemasaran JCool lebih 'baik'.

Beberapa hal yang berkaitan dengan sumber daya perusahaan adalah sebagai berikut :

1. Kekuatan keuangan (Financial strength)
Diperlukan permodalan yang besar untuk memulai suatu jenis usaha, termasuk penelitian dan pengembangan, penelitian pemasaran, fasilitas produksi, dan periklanan.
Catatan : beberapa perusahaan masih mengabaikan pentingnya penelitian pemasaran sebelum dibentuknya suatu jenis usaha, hal ini juga yang menyebabkan perusahaan tersebut tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya ketika mereka merugi dari awal pendirian sampai dengan kebangkrutannya.

2. Kemampuan produksi dan Fleksibilitas (Producing capabilities and flexibility)
Hal ini berkaitan dengan economies of scale.
Economies of scale adalah pemahaman dimana peningkatan produksi akan berakibat terhadap penurunan biaya per unit yang direalisasikan melalui efisiensi operasional.

Perusahaan yang besar dan kecil mempunyai keunggulan dan kelemahan masing-masing dalam hal kemampuan produksi dan fleksibilitas.
Perusahaan besar mempunyai kemampuan produksi yang lebih besar tetapi fleksibilitas yang lebih rendah.
Perusahaan kecil mempunyai kemampuan produksi yang lebih kecil tetapi fleksibilitas yang lebih bsar.
Contoh : Perusahaan kue yang besar memiliki kapasitas produksi dalam jumlah besar tetapi jika seorang konsumen ingin memesan dalam jumlah sedikit dan menghendaki adanya kustomisasi pada kue yang dipesannya, tentu saja perusahaan kue yang kecil mempunyai fleksibilitas dalam hal tersebut.

Beberapa perusahaan meningkatkan fleksibilitasnya dengan meniadakan pabrik di tempat produksinya, tetapi memeberikannya kepada pihak-pihak yang mempunyai kemampuan produksi yang lebih baik.
Contoh : Perusahaan sepatu terkenal seperti Nike mendirikan pabrik di Cina dan negara-negara berkembang lainnya dimana biaya produksi terutama tenaga kerja masih murah, tetapi tetap memegang peranan dalam hal desain dan promosi.

3. Kekuatan pemasaran (Marketing strength)
Salah satu yang termasuk dalam kekuatan pemasaran suatu perusahaan adalah merek, hak paten, hubungan yang baik dengan distributor atau pengecer, tenaga penjual, ahli internet. Pemahaman yang baik tentang pasar sasaran akan memberikan keunggulan bagi perusahaan.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (T01)

Pada saat berbisnis hal yang harus diperhatikan adalah rasa tanggung jawab.sebuah perusahaan harus memikirkan aspek yang baik didalam barang/jasa yang diperkenalkannya,jangan hanya mementingkan keuntungan semata.


Dalam mendirikan suatu usaha perlu diperhatikan aspek yang berhubungan dengan usaha tersebut.salah satu adalah rasa tanggung jawab social. Dalam cangkupan yang lebih luas tanggung jawab tersebut dikenal dengan istilah CSR (Corporate Social Responsibility). Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu konsep yang mempunyai pengertian bahwa sebuah organisasi perusahaan harus memiliki tanggung jawab kepada konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas, dan lingkungan dalam aspek operasionalnya. Corporate Social Responsibility (CSR) ditujukan untuk mendorong seluruh perusahaan dalam rangka terciptanya suatu pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Peranan CSR dapat dipandang sebagai upaya untuk mewujudkan good corporate govern-ance, good corporate citizenship dan good business ethics dari sebuah entitas bisnis. Sehingga perusahaan tidak cukup hanya memikirkan kepentingan shareholder (pemilik modal), tetapi juga mempunyai orientasi untuk memenuhi kepentingan seluruh stakeholders.

Syarat bagi Tanggung Jawab Moral

•        Tindakan itu dijalankan oleh pribadi yang rasional
•        Bebas dari tekanan, ancaman, paksaan atau apapun namanya
•        Orang yang melakukan tindakan tertentu memang mau melakukan tindakan itu

Status Perusahaan

Terdapat dua pandangan (Richard T. De George, Business Ethics, hlm.153), yaitu:
•        Legal-creator, perusahaan sepenuhnya ciptaan hukum, karena itu ada hanya berdasarkan hukum .
•        Legal-recognition, suatu usaha bebas dan produktif .
Tanggung jawab sosial perusahaan hanya dinilai dan diukur berdasarkan sejauh mana perusahaan itu berhasil mendatangkan keuntungan sebesar-besarnya (Milton Friedman,The Social Responsibilities of Business to Increase Its Profits, New York Times Magazine,13-09-1970).

Lingkup Tanggung jawab Sosial

•        Keterlibatan perusahaan dalam kegiatan sosial yang berguna bagi kepentingan masyarakat luas .
•        Keuntungan ekonomis.

Hubungan Masyarakat Sosial terhadap Tanggung Jawab Perusahaan

•        Kebutuhan dan Harapan Masyarakat yang Semakin Berubah
•        Terbatasnya Sumber Daya Alam .
•        Lingkungan Sosial yang Lebih Baik .
•        Perimbangan Tanggung Jawab dan Kekuasaan .
•        Bisnis Mempunyai Sumber Daya yang Berguna .
•        Keuntungan Jangka Panjang.

Teknik Forensik Meneliti Bukti Digital


Saat ini di Indonesia.masih banyak yang belum menyadari dan memahami pekerjaan dan pentingnya digital forensik. Kita akan berbincang-bincang mengenai hal tersebut dengan Ruby Alamsyah, ahli digital forensik Indonesia.
Menurut Ruby Alamsyah, digital forensik atau terkadang disebut komputer forensik adalah ilmu yang menganalisa barang bukti digital sehingga dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan. Barang bukti digital tersebut termasuk handphone, notebook, server, alat teknologi apapun yang mempunyai media penyimpanan dan bisa dianalisa.
Ruby mengatakan, saat ini pekerjaannya tersebut belum ada undang-undang (UU) yang melindunginya. Indonesia sangat membutuhkan UU yang mengarah ke digital forensik karena di semua negara maju sudah memiliki UU Digital Forensik. Paling tidak, kita harus memiliki peraturan pemerintah (PP) tentang Digital Forensik. Kemarin kita memiliki UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang memuat ketentuan mengenai transaksi elektronik. Dari UU ITE sebaiknya ada PP tentang digital forensik. Biasanya di negara-negara maju, Departemen Kehakiman mereka membuat sebuah peraturan khusus mengenai digital forensik. Itu agar bisa menjadi rujukan bagi penegak hukum atau siapapun nanti di pengadilan. Salah satu tujuannya agar tidak terjadi lagi seperti kasus Prita, dimana seorang awam bisa dijegal oleh UU ITE tanpa proses digital forensik yang tepat yang dilakukan oleh seorang penyidik.
Berikut ini wawancara Jaleswari Pramodhawardani dengan Ruby Alamsyah.
Saat mendengar kata digital forensik maka bayangan saya adalah sesuatu yang berkaitan ilmu kedokteran. Apa sebetulnya digital forensik?
Digital forensik itu turunan dari disiplin ilmu teknologi informasi (information technology/IT) di ilmu komputer, terutama dari ilmu IT security. Kata forensik itu sendiri secara umum artinya membawa ke pengadilan. Digital forensik atau kadang disebut komputer forensik yaitu ilmu yang menganalisa barang bukti digital sehingga dapat dipertanggungjawabkan di pengadilan.
Apa saja yang termasuk barang bukti digital forensik?
Semua barang bukti digital (any digital evidence) termasuk handphone, notebook, server, alat teknologi apapun yang mempunyai media penyimpanan dan bisa dianalisa.
Kapan mulai marak di Indonesia?
Baru satu-dua tahun belakangan ini saja, itu pun para ahlinya masih terbatas. Ilmu ini harus benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, tidak hanya di laporan saja tapi juga di pengadilan. Di Indonesia ahlinya masih sangat jarang karena mungkin tidak terlalu banyak orang IT yang aware di bidang ini. Yang kedua, mungkin masih banyak orang IT yang takut bila ini dikaitkan dengan hukum. Kalau saya senang sekali ilmu IT dikaitkan dengan ilmu hukum.
Apakah profesional digital forensik seperti anda banyak atau tidak di Indonesia ?
Terus terang kalau dari segi jumlah belum cukup. Selama tiga tahun terakhir saya juga menjadi trainer di IT security training, dan saya sudah melatih lebih dari 30 orang mengenai digital forensik, bukan IT yang lain. Kebanyakan peserta training saya adalah pekerja di sektor corporate, kerja di bank, perusahaan swasta. Jadi mereka menggunakan ilmu forensiknya untuk internal perusahaan semata sehingga jarang terekspos di publik.
Bagaimana mekanisme kerja seorang ahli digital forensik?
Ada beberapa tahap, yang utama adalah setelah menerima barang bukti digital harus dilakukan proses acquiring, imaging atau bahasa umumnya kloning yaitu mengkopi secara presisi 1 banding 1 sama persis. Misalnya ada hard disc A kita mau kloning ke hard disc B, maka hard disc itu 1:1 persis sama isinya seperti hard disc A walaupun di hard disc A sudah tersembunyi ataupun sudah dihapus (delete). Semuanya masuk ke hard disc B. Dari hasil kloning tersebut barulah seorang digital forensik melakukan analisanya. Analisa tidak boleh dilakukan dari barang bukti digital yang asli karena takut mengubah barang bukti. Kalau kita bekerja melakukan kesalahan di hard disk kloning maka kita bisa ulang lagi dari yang aslinya. Jadi kita tidak melakukan analisa dari barang bukti asli. Itu yang jarang orang tahu.
Kedua, menganalisa isi data terutama yang sudah terhapus, tersembunyi, terenkripsi, danhistory internet seseorang yang tidak bisa dilihat oleh umum. Misalnya, apa saja situs yang telah dilihat seorang teroris, kemana saja mengirim email, dan lain-lain. Bisa juga untuk mencari dokumen yang sangat penting sebagai barang bukti di pengadilan. Jadi digital forensik sangat penting sekarang. Menurut saya, semua kasus perlu analisa digital forensik karena semua orang sudah memiliki digital device, kasarnya, maling ayam pun sekarang memiliki HP dan HP tersebut bisa kita analisa.
Asumsinya, orang yang mempunyai keahlian seperti Anda tentu harus berlatar belakang IT atau komputer, betulkah?
Ya, karena ilmu digital forensik itu turunan dari IT security. Jadi bisa dikatakan orang yang sudah terjun di IT security maka mau tidak mau harus mengetahui secara generalseluruh ilmu IT. Itu karena untuk menjaga keamanan IT-nya maka dia harus tahu detailnya.
Apa kasus pertama yang Anda tangani?
Kasus pertama saya adalah artis Alda, yang dibunuh di sebuah hotel di Jakarta Timur. Saya menganalisa video CCTV yang terekam di sebuah server. Server itu memiliki hard disc. Saya memeriksanya untuk mengetahui siapa yang datang dan ke luar hotel. Sayangnya, saat itu awareness terhadap digital forensik dapat dikatakan belum ada sama sekali. Jadi pada hari kedua setelah kejadian pembunuhan, saya ditelepon untuk diminta bantuan menangani digital forensik. Sayangnya, kepolisian tidak mempersiapkan barang bukti yang asli dengan baik. Barang bukti itu seharusnya dikarantina sejak awal, dapat diserahkan kepada saya bisa kapan saja asalkan sudah dikarantina. Dua minggu setelah peristiwa alat tersebut diserahkan kepada saya, tapi saat saya periksa alat tersebut ternyata sejak hari kedua kejadian sampai saya terima masih berjalan merekam. Akhirnya tertimpalah data yang penting karena CCTV di masing-masing tempat/hotel berbedasettingnya. Akibat tidak aware, barang bukti pertama tertimpa sehingga tidak berhasil diambil datanya.
Pertama kali Anda diminta oleh kepolisian atau para penegak hukum untuk membantu meneliti, bagaimana mereka mengetahui Anda karena digital forensik merupakan pengetahuan baru?
Terus terang sewaktu awal memperkenalkan digital forensik ke publik pada 2006, saya bisa dikatakan nekat. Kalau saya tidak terjun membantu kepolisian, maka ilmu saya tidak berguna karena saat itu awareness terhadap digital forensik belum ada. Jadi saya mencoba mendekatkan dulu kepada penegak hukum agar bisa saya rekatkan awarenesstersebut. Alhamdulillah, setelah tiga bulan di lingkup penegak hukum yang saya kenal pada level kepolisian daerah (Polda) dan markas besar (Mabes), mereka sudah sangataware terhadap digital forensik. Sampai 2009 banyak kasus yang saya bantu. Saya senang mendengar ketika polisi mengatakan, “Ada barang bukti digital, tunggu Ruby.” Ini bukan masalah Ruby sebenarnya, tapi masalah digital forensiknya. Ketika sudah aware maka mereka tidak menganalisa barang bukti sembarangan sehingga nantinya tidak dibantah di pengadilan.
Sebenarnya mereka mengenal saya berawal dari mulut ke mulut. Saya membantu tim satu lalu tim dua dan lama-lama tim yang saya bantu naik pangkat sampai ke level Mabes. Kini lebih dari delapan Polda di seluruh Indonesia yang saya sudah pernah bantu dari Medan sampai Papua. Penegak Hukum yang pernah saya bantu itu adalah polisi, jaksa, pengacara dan sekarang sudah mulai banyak perusahaan.
Jadi bukan hanya penegak hukum saja yang membutuhkan keahlian Anda, tapi sudah banyak pihak?
Ya, sudah banyak pihak. Misalnya di perusahaan, jika ada kasus yang mungkin tidak mau diketahui oleh umum, publik, penegak hukum, maka mereka suka memakai jasa kita untuk menganalisa barang bukti digital di internal mereka. Jadi sejak 2006 sampai sekarang saya berusaha meningkatkan awareness terhadap digital forensik.
Apakah Anda bisa membagikan informasi mengenai kasus lain, misalnya, kasus Bank Century?
Kalau kasus seperti itu tidak bisa. Namun secara umum bisa dikatakan orang IT atau perbankan yang mengerti IT pasti sudah mengatakan semua yang terkait kasus Bank Century pasti ada data bukti digital seperti di komputer, server, handphone direksi atau pelaku yang disangkakan. Semestinya bukti digital itu ada karena sebuah bank melakukan transaksi apapun pasti terekam oleh sistem.
Saya paham dan menghargai Anda. Apakah Anda memang mempunyai komitmen dengan lembaga yang menugaskan Anda untuk menyimpan informasi tersebut?
Sebenarnya bukan komitmen saya dengan lembaga tapi itu kode etik saya sebagai profesional. Di sertifikasi dan lisensi saya memang tidak boleh.
Bagaimana untuk kasus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berantem dengan Kepolisian RI (Polri)
Kalau kasus berantem KPK dengan Polri mungkin saya belum bisa mengatakannya sekarang. Sedangkan untuk kasus Antasari Azhar (ketua KPK yang diberhentikan) terkait kasus pembunuhan Nasrudin bisa dikatakan cukup banyak barang bukti digital. Jadi dibutuhkan seorang ahli digital forensik untuk menganalisanya. Namun saya tekankan kembali, bukan keahlian seorang Ruby yang penting, tetap yang penting adalah yang ada di barang bukti tersebut. Kalau seorang Ruby atau seorang ahli digital forensik memang menganalisa sesuai prosedur dan teori yang ada. Itu pasti bisa terungkap asalkan penegak hukum bisa mendapatkan barang bukti yang tepat.
Apakah penegak hukum tidak pelit dalam membagi bukti digital forensik?
Kalau sudah terjadi kasus biasanya semua penegak hukum mau tidak mau akan berbagi. Intinya, setiap penegak hukum yang saya kenal cukup intelek, pintar mendapatkan barang bukti yang tepat. Akhirnya, saya bisa analisa, dan keluarkan laporannya, lalu laporan itu bisa dipakai di pengadilan sesuai teori yang ada. Itu yang penting.
Apakah orang seperti Anda perlu “dikloning”?
Sudah banyak kok ahli digital forensik walaupun meningkat secara perlahan. Di tim saya sudah ada lima orang junior yang sudah membantu saya. Semakin hari cukup banyak kasus yang kami tangani baik dari penegak hukum maupun dari pihak lain.
Apa yang menjadi keluhan Anda selama proses identifikasi dalam digital forensik ini?
Berdasarkan pengalaman saya dengan penegak hukum, hal yang sangat penting yaitu keterlibatan digital forensik dengan tim di kasus tersebut dan keterbukaan informasi. Jadi satu sama lain bisa saling membantu, sehingga mendapatkan data yang benar-benar sangat valid dan bisa dianalisa. Terkadang kendalanya adalah kita mendapatkan data yang tidak ada hubungannya, tidak valid sehingga akhirnya tidak dapat dianalisa. Kendala utama di situ. Kalau tim yang sudah biasa bekerja sama dengan saya biasanya lebih terbuka, akhirnya kita bisa mencari data mana yang paling penting dan bisa dianalisa. Yang paling penting mendapatkan data karena saya pasti tidak dapat bekerja jika tidak ada data. Nothing pekerjaan saya, jika tidak ada data untuk dianalisa. Jadi awalnya kita harus dapat terlebih dahulu data digitalnya tersebut.
Apakah pekerjaan ini dilindungi oleh undang-undang (UU)?
Kalau saya sering dilindungi oleh pihak penegak hukum di beberapa kasus. Kalau dilindungi oleh undang-undang belum ada. Terus terang, menurut saya, Indonesia sangat membutuhkan UU yang mengarah ke digital forensik karena di semua negara maju sudah memiliki UU Digital Forensik. Kemarin kita memiliki UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang memuat ketentuan mengenai transaksi elektronik, tapi belum menuju ke arah cyber law. Menurut saya, UU ITE tersebut harus dijabarkan dalam peraturan pemerintah mengenai digital forensik. Itu karena saya melihat dari 11 pasal larangan yang ada di dalam UU ITE memakai pembuktian harus dengan digital forensik. Tanpa digital forensik tidak dapat dibuktikan, pasti tidak sah semua. UU ITE pun seharusnya memiliki turunan Peraturan Pemerintah (PP) tentang ketentuan digital forensik. Biasanya di negara-negara maju, Departemen Kehakiman mereka membuat sebuah peraturan khusus mengenai digital forensik, jadi prosedurnya seperti itu. Itu agar bisa menjadi rujukan bagi penegak hukum atau siapapun nanti di pengadilan. Saat ini kita biasanya di pengadilan membantah dengan hanya teori.
Apakah ada perbedaan mendasar antara ahli digital forensi dengan ahli IT lainnya?
Ini bisa saya jawab dengan tiga hal penting yang dilakukan. Satu, digital forensik dilakukan oleh seorang ahli, biasanya memiliki sertifikasi/lisensi internasional. Kebetulan saya memilikinya. Kedua, menggunakan tools yang tepat, baik hardware maupun softwareyang sesuai forensik. Maksudnya forensik adalah memang dibuat spesifik untuk forensik sehingga dapat melakukan analisa secara valid tanpa mengubah barang bukti digital. Yang saya tahu secara umum, biasanya orang yang mengaku itu tidak menggunakan tools yang tidak tepat. Akhirnya barang bukti bisa diragukan. Hal ketiga yang paling penting adalah melakukan digital forensik sesuai prosedur standar internasional. Dimanapun sama prosedurnya, biasanya sudah dimasukkan ke dalam UU atau PP.
Saya ingin mengetahui keahlian Anda dalam mengoprek-oprek data sehingga tidak mungkin orang awam bisa memunculkan kembali sebuah data?
Saya pelihatkan sebuah studi kasus. Ada sebuah kasus menarik dimana tugas saya mencari dokumen yang ditenggarai hilang dan lain-lain. Akhirnya saya bisa mendapatkan sebuah dokumen dari sebuah hard disc yang sudah berusia kurang lebih empat tahun. Padahal hard disc tersebut sudah terformat tiga kali dan sudah diisi sistem operasi yang berbeda tiga kali juga. Yang lebih menarik lagi, data yang saya temukan adalah data yang diketik saja, lalu dicetak dan tanpa disimpan. Jadi orang tersebut tidak menyimpan file. Menurut saya, dengan ilmu digital forensik maka hal itu menjadi possible. Tanpa ilmu digital forensik maka itu bisa impossible. Hal itu yang paling menarik dan paling sulit. Kita masih dapat file ketikan dia saat itu. Inilah kemampuan digital forensi karena mampu memunculkan data. Kembali ke ilmu dasar komputer yaitu bagaimana data itu diolah oleh sebuah device.
Kasus kematian David (mahasiswa Indonesia-Red) di Singapura dimana kabarnya polisi Singapura menahan data-data digital forensik terkait. Apakah Anda ikut terlibat dengan kasus ini?
Iya, saya terlibat dalam kasus tersebut sejak awal. Barang bukti digital yang paling penting adalah notebook, handphone dan flashdisk David yang disita Polisi Singapura. Sebelum bulan puasa, kita ke Singapura dan diterima oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Polisi Singapura datang ke KBRI untuk mau menyerahkan kembali barang bukti digital. Saat itu saya menemani keluarga korban untuk mendampingi penerimaan penyerahan tersebut. Pada saat penyerahan tersebut, saya meminta sesuatu yang secara forensik itu prosedural. Saat itu polisi Singapura menjawab mau memberikannya, tapi membutuhkan proses 1-2 hari. Kita tunggu sampai satu bulan, ternyata polisi Singapura dengan surat resmi menjawab tidak mau memberikan hal-hal yang saya minta.
Apa yang Anda minta kepada polisi Singapura?
Saya hanya meminta polisi menandatangani HAS/Digital Fingerprints. Kalau di barang bukti tradisional ada sidik jari, maka di barang bukti digital juga ada sidik jari. Saya hanya butuh sidik jari barang bukti digital saat mau diserahkan ke keluarga David. Kalau di komputer forensik, sidik jarinya ada 32 digit. Saya mau mereka tanda tangani sidik jari digital tersebut untuk saya analisa kembali di Jakarta. Saya mau membandingkan hasil yang didapatkan polisi Singapura dengan hasil yang saya dapat, apakah sama atau tidak. Untuk mengkomparasi itu harus disepakati dahulu sidik jarinya sama. Kalau sidik jarinya tidak sama maka polisi Singapura bisa mengatakan Ruby menganalisa dari barang bukti digital yang berbeda. Sidik jari digital itu sangat penting karena satu kata atau satu spasi saja akan bisa membuat berubah isi satu hard disc. Itu sebenarnya sebuah prosedur standar yang berlaku secara internasional.
Polisi Singapura akhirnya tidak mengizinkan dan saya dapat memberikan kesimpulan berdasarkan ilmu yang saya miliki bahwa memang benar ada sesuatu yang disembunyikan polisi Singapura. Kalau selama ini pihak pengacara dan keluarga mengatakan demikian, maka saya berdasarkan ilmu saya dapat meyakinkan kembali bahwa ada yang disembunyikan karena hal yang saya minta itu sangat prosedural dan sangat standar. Kalau tidak ada yang disembunyikan pasti dikasih.
Saya membayangkan kerja seperti Anda banyak yang mendukung tetapi juga banyak yang menolak. Yang mendukung adalah orang yang meminta bantuan Anda, sedangkan yang menolak adalah orang yang merasakan dirugikan dengan hasil kerja Anda. Apakah Anda pernah mendapatkan teror?
Bukan mau sombong, selama ini belum ada teror karena saya selalu menekankan satu hal, baik di saat bekerja maupun menjadi saksi ahli pengadilan, yaitu profesionalisme dan berdasarkan teori apa adanya. Saya bekerja berdasarkan fakta yang ada di bukti digital saja.
Apa kira-kira harapan Anda ke depan dalam konteks kerja Anda?
Harapan ke depan, ada PP tentang digital forensik yang tepat agar penyidik, jaksa, atau masayarakat umum dapat memahami digital forensik. Salah satu tujuannya agar tidak terjadi lagi seperti kasus Prita, dimana seorang awam bisa dijegal oleh UU ITE tanpa dilakukan proses digital forensik yang tepat oleh seorang penyidik. Kalau tidak ada tentang digital forensik, maka penyidik atau siapapun bisa menuduh siapapun sekarang bahwa saya Ruby mengirim e-mail sekian. Lalu dia print saja. Kalau print saja, tidak ada ilmunya di digital forensik. Itu semestinya ditelusuri dan itu ada cara pelacakannya. Jadi kalau sudah ada standar operasional prosedur (SOP) yang dimuat di sebuah PP, nanti penyidik mengetahui prosedur yang tepat. Jadi masyarakat umum tidak takut. Penyidik juga jika mau menuntut kita dengan sesuatu yang valid, tidak asal-asal lagi.
Apakah bersedia memberikan e-mail Anda untuk pengemar?
E-mail saya bisa di ruby@jarnus.com
Source : http://www.perspektifbaru.com/wawancara/708

Perkenalan Bisnis Informatika (T01)

Bisnis Informatika merupakan 2 kata yang mempunyai arti yang berbeda. Bisnis berasal dari bahasa Inggris yaitu kata business = busy = sibuk. Bisnis dalam arti luas menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang dan jasa dalam kehidupan sehari-hari.
Informatika (Inggris : Informatics) mencakup struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

Secara umum pengertian yang terjabarkan baik melalui buku dan media bahwa Bisnis informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau kelompok orang yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi. Teknologi informasi  disini mencakup semua hal yang berkaitan dengan teknologi informasi seperti internet.
Tidak dapat dipungkiri,  Bisnis informatika berkembang dengan pesat akhir-akhir ini. Didukung dengan teknologi canggih dapat digunakan untuk memudahkan kegiatan sehari hari. Saat ini, semuanya dapat dilakukan melalui media komputer. Salah satu representasi dari media komputer adalah Internet. Internet telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Tidak dapat dipungkiri perkembangan teknologi telah mempengaruhi kebiasaan seseorang. Awalnya setiap pagi kita membaca surat kabar yang dicetak dengan kertas tapi sekarang banyak sekali penyedia jasa berita online yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun dengan digitalisasi informasi ini. Bahkan jika dahulu kita harus menunggu satu hari untuk membaca berita sekarang kita dapat mengetahui berita yang baru saja terjadi beberapa menit yang lalu. Bisnis informatika pun berkembang dengan begitu cepat. Tapi apa itu bisnis informatika? Bisnis informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau kelompok orang yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi.

Beberapa Jenis Bisnis Informatika

1. E-Commerce

E-Commerce merupakan suatu usaha yang berkaitan dengan jual beli suatu barang dan jasa dengan bantuan internet, atau dengan kata lain menggunakan bantuan elektronik. Sekarang ini banyak sekali web-web penyedia e-commerce seperti kaskus.us, tokobagus.com, dll. Dengan adanya e-commerce kita tidak perlu jauh-jauh pergi ketempat toko barang yang kita inginkan. tetepi cukup duduk manis dirumah dan pesan barang yang di inginkan. Tentu bisnis seperti ini juga memiliki kelemahan yaitu kita harus terhubung dengan internet, selain itu barang yang dilihat di foto belum tentu sama seperti yang diharapkan.

2 Jasa Warnet

Menurut saya bisnis warnet juga termasuk dalam bisnis informatika karena secara tidak langsung bisnis ini dilakukan dengan bantuan media teknologi informasi. Perkembangan bisnis warnet sangan pesat sekali seiring dengan perkembagan internet, kita ambil contoh saja yaitu perkembangan jejaring sosial seperti facebook, twiter, game online, dll. Semua itu akan menarik seseorang untuk datang ke tempat warnet, tentu usaha warnet peluang bisnis yang menjanjikan.

3. Penyedia Jasa Berita dan infotainment online
Bisnis ini merupakan bisnin yang menyediakan jasa berita secara online. Dengan bantuan ini kita akan mendapat kan berita yang kita inginkan secara cepat dan tentunya up to date. Penyedia jasa ini seperti goal.com, detik.com, kapanlagi.com, dll.

Sebagai contoh saya akan memberikan contoh perusahaan software house project yang bergerak dibidang jasa Informasi, konsultasi IT dan penjualan produk yang kami dirikan sejak beberapa tahun lalu, yakni Citravision Jakarta, berikut sedikit profil tentang perusahaan kami.

Logo

 

Citravision Project

Team Cabang : Jakarta - Surabaya - Jogja - Malang - Kalimantan

Kami Citravision Jakarta, menerima semua jenis pembuatan web mulai dari Jasa pembuatan Website pribadi, Website Company Profile, Website Sekolah, Website Bisnis, Software Bisnis, Software Pendidikan, Software Mobile/Android/Blackberry/Symbian, Blog, Toko Online, Website Virtual Class, Editing Video, Logo Design, Kaos Oblong, Seragam pabrik/karyawan, Jaket, Sweater, Wearpack, Topi, Sepatu, Aneka Tas Seminar, Tas leptop, Tas Spoonbon, tas papper bag, Digital Printing, X-Banner, Rool-Up banner, Giant Banner, dan Aneka barang cetakan. Kami menggunakan software, tools dan bahan-bahan terbaru yang berkualitas tentunya.
Citravision telah berpengalam selama beberapa tahun dalam memberikan layanan yang terbaik dan garansi kepuasan dengan kualitas serta harga yang sangat bersaing, anda tidak perlu ragu lagi cek demonya dan segera hubungi kami.

Jasa Produk Yang Kami Layani :

  • Pembuatan Website : Website Company Profile/ Bisnis/Sekolahan/Toko Online/ Virtual Class / WebMail
  • Software Bisnis/Keuangan/Mobile Device: Android/Blackberry/Symbian/JavaMobile
  • Jual Beli Komputer dan Laptop serta aksesories
  • Melayani service Komputer dan Laptop (Khusus Depok/Jakarta)
  • Blog Pribadi dan Design Template segala jenis CMS/System
  • Jasa SEO
  • Video Editing dan Sound Editing serta Logo Design
  • Jasa Hosting
  • Menerima Pembuatan Segala Produk Konveksi: Kaos Oblong, Seragam pabrik/karyawan, Jaket, Sweater, Wearpack, Topi, Sepatu, Aneka Tas Seminar, Tas leptop, Tas Spoonbon, tas papper bag, Digital Printing, X-Banner, Rool-Up banner, Giant Banner, dan Aneka barang cetakan.
sumber :
contact saya : ndre@citravision.com atau yang tersedia pada site.


GAME (PTG N) : (Merupakan Rangkuman dari PTG11-PTG18 + Kesan terhadap Dosen dan Matakuliah)

Game atau permainan dalam bahasa indonesia memiliki arti aktifitas yang melatih intelektual, kelincahan, hiburan yang berdampak positif bagi kita selama game tersebut kita lakukan dengan baik dan mentaati peraturan game tersebut.

Ada pun definisi game berikut ini

Permainan merupakan sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang, mengisi waktu luang, atau berolahraga ringan. Permainan biasanya dilakukan sendiri atau bersama-sama (kelompok).

Menurut David Parlett
Game adalah sesuatu yang memiliki "akhir dan cara mencapainya": artinya ada tujuan, hasil dan serangkaian peraturan untuk mencapai keduanya.

Menurut Roger Caillois
seorang sosiolog Perancis, dalam bukunya yang berjudul Les jeux et les hommes menyatakan game adalah aktivitas yang mencakup karakteristik berikut: fun (bebas bermain adalah pilihan bukan kewajiban), separate (terpisah), uncertain, non-productive, governed by rules (ada aturan), fictitious (pura-pura).

Menurut Greg Costikyan
Game adalah “sebentuk karya seni di mana peserta, yang disebut Pemain, membuat keputusan untuk mengelola sumberdaya yang dimilikinya melalui benda di dalam game demi mencapai tujuan”

Menurut Kimpraswil (dalam As’adi Muhammad, 2009: 26)
mengatakan bahwa definisi permainan usaha olah diri (olah pikiran dan olah fisik) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi kinerja, dan prestasi dalam melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi dengan lebih baik.

Sejarah Game

Dari judul di atas, pasti pada bingung kapan tepatnya “sejarah game”. Saya pun sama bingung, mencari-cari di internet dan bertanya ke orang lain, belum ada jawaban yang pasti. Hanya ada sejarah game di computer atau game yang sudah memiliki teknologi.
Karna tidak ada sumber yang jelas dan tepat tentang sejarah game, maka saya memiliki pemahaman sendiri tentang sejarah game. Game dalam bahasa Indonesia adalah permainan, apa Anda pernah ingat sewaktu kecil kita pernah memainkan permainan petak umpet, lompat tali, galaksin, petak jonkok, dan masih banyak lagi. Dari contoh permainan di atas yang kita mainkan, mari kita coba ingat-ingat bagaimana kita memainkan permainan itu dan bagaimana kita bias tahu ada permainan seperti itu. Pasti kita menyadari bahwa permainan itu ada sejak dahulu dan turun temurun dibudidayakan hingga kini. Waktu dan tempat permainan itu diciptakan tidak ada informasi yang jelas.
Jadi, intinya permainan tradisional ada sejak dahulu dan dibudidayakan turun menurun oleh orang tua kita dan pendahulu-pendahulu kita.

Game Engine

Game Engine adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.

Engine bukanlah executable program, artinya engine tidak bisa dijalankan sebagai program yang berdiri sendiri. Diperlukan sebuah program utama sebagai entry point atau titik awal jalannya program. Pada C++, entry point-nya adalah fungsi ‘main().’ Biasanya program utama ini relatif pendek. Game engine adalah program yang ‘memotori’ jalannya suatu program game. Dengan adanya engine, waktu, tenaga dan biaya yang dibutuhkan untuk membuat game software menjadi berkurang secara signifikan. Beberapa game dengan jenis dan gameplay yang hampir sama bisa dibuat dengan sedikit usaha bila terlebih dulu dibuat engine-nya. Setelah engine diselesaikan, programmer hanya perlu menambahkan program utama, memakai resources (objek 3D, musik, efek suara) yang baru, dan, jika benar-benar dibutuhkan, sedikit memodifikasi engine sesuai kebutuhan spesifk dari game yang bersangkutan. Program game engine seluruhnya berorientasi objek. Dia lebih bersifat reaktif daripada prosedural.


Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi. Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau headphone.

Peranti Virtual Reality

Untuk mewujudkan suasana yang menyerupai dunia nyata, virtual reality menggunakan peralatan-peralatan yang dinamakan glove, headset, dan walker. 
a. Glove adalah peranti masukan yang dapat menangkap gerakan tangan dan mengirimkan informasi gerakan ke sistem virtual reality. 
b. Headset adalah peranti yang berfungsi untuk memonitor gerakan kepala. Selain itu, peranti inilah yang memberikan pandangan lingkungan yang semu kepada pemakai sehingga seolah-olah pemakai melihat dunia nyata. 
c. Walker adalah peralatan yang dimaksudkan untuk memantau gerakan kaki. Peralatan ini dapat digunakan untuk mengatur kaki pemakai agar merasakan beban seperti kalau melangkah dalam dunia nyata. Sebagai contoh, kaki akan terasa berat untuk melangkah ketika pemakai sedang menghadapi dunia semu berupa rawa atau medan berlumpur.

Aplikasi Virtual Reality (VR)

Virtual Reality merupakan pelatihan yang ideal dan media visualisasi. Virtual Reality sangat ideal untuk pelatihan operator yang menjalankan tugas dalam lingkungan yang berbahaya atau berbahaya. peserta pelatihan dapat mempraktekkan prosedur dalam virtual reality pertama, sebelum lulus untuk pelatihan berbasis realitas. Kandidat mungkin akan menemukan skenario yang mengancam jiwa, di bawah lingkungan yang aman dan terkendali. Contoh lingkungan yang berbahaya atau berbahaya dapat ditemukan dalam bidang-bidang berikut:
· Penerbangan
· Otomotif
· Kimia
· Pertahanan
· Tegangan Tinggi
· Industri
· Laut
· Medis
· Pertambangan
· Tenaga nuklir Contoh di atas akan ditampilkan di bawah pos Produk.

Cara Kerja Virtual Reality

Cara kerja sistem virtual reality pada prinsipnya adalah seperti berikut. Pemakai melihat suatu dunia semu, yang sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis. Melalui perangkat headphone atau speaker,pemakai dapat mendengar suara yang realistis. Melalui headset, glove dan walker,semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi yang sesuai sehingga pemakai seolahmerasakan sedang berada pada situasi yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis.


Augmented Reality (AR) adalah suatu teknologi yang menggabungkan 2 dan 3 dimensi, sehingga dapat dimunculkan di dunia nyata, atau lebih canggihnya dapat berinteraksi dengan manusia.  jadi gambar atau objek tersebut dapat disebut seperti hologram, bukan hanya gambar saja terliahat seperti nyata(3D) tetaapi benar-benar seperti gambar tersebut mempunyai volume.

Tujuan AR

Tujuan utama dari sistem Augmented Reality akan berwujud sebagai sebuah kacamata atau proyektor retina yang akan menyediakan tampilan informasi yang relevan, dipetakan ke lingkungan sekitarnya secara realtime. Misalnya, saat melihat sebuah restoran dengan kacamata Augmented Reality, maka satu panggilan otomatis langsung ke database review atau menu dari website restoran tersebut. Seorang ilmuwan yang bekerja pada perusahaan farmasi bisa menggunakan kacamata untuk menampilkan model 3D dari berbagai molekul dan menggunakannya untuk memvisualisasikan obat yang lebih baik. Anak mungkin menggunakan jaringan yang terhubung kacamata AR untuk bermain video game kehidupan nyata yang memungkinkan menembakkan “laser” dari tangan mereka, meski kemungkinan agak terbatas.

Tools untuk mengembangkan AR

AR (Augmented Reality) menjadi salah satu trend tekhnologi tahun 2010, dan diperkirakan trend ini tidak akan turun dalam waktu dekat. Ada beberapa hal yang menyebabkan AR menjadi begitu booming, salah satunya adalah karena semakin banyak dan mudahnya mendapatkan tools-tools yang diperlukan untuk mengembangkan AR.

Bidang-bidang yang pernah menerapkan teknologi augmented reality adalah:
  1. Kedokteran (Medical): Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan augmented reality pada visualisasi penelitian mereka.
  2. Hiburan (Entertainment): Dunia hiburan membutuhkan augmented reality sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.
  3. Latihan Militer (Military Training): Militer telah menerapkan augmented reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer menggunakan augmented reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya.
  4. Engineering Design: Seorang engineering design membutuhkan augmented reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap klien. Dengan augmented reality klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.
  5. Robotics dan Telerobotics: Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan augmented reality dibutuhkan di dunia robot.
  6. Consumer Design: Virtual reality telah digunakan dalam mempromsikan produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunkan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan.

Catatan tentang dosen dan matakuliah PTG yang di ajarkan :

Matakuliah softskill yang diajarkan oleh dosen kami bapak Andreas Hadiyono, ST., MT adalah matakuliah yang memberikan banyak pengalaman dalam bereksplorasi dan mengembangkan ilmu yang diperoleh tidak hanya di dalam kelas, dikampus bahkan dirumah ataupun dimana saja berada selama terhubung dengan media penunjang internet, dikarenakan materi diberikan secara bertahap dan secara kontinyu sehingga selalu menuai penebakan materi selanjutnya apa dan apakah kami memahaminya atau tidak, ini merupakan pengalaman pembelajaran yang sangat menarik menurut saya. Untuk itu semoga dengan berakhirnya matakuliah ini tentunya harapan saya dapat menambah wawasan keilmuan pribadi dan seluruh teman-teman yang diajarkan serta dapat di aplikasikan dikehidupan nyata, terima kasih untuk beliau dan sukses selalu untuk kita semua. 


Sumber :

 
This Theme Modified by Kapten Andre based on Structure Theme from MIT-style License by Jason J. Jaeger