Welcome to my site

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum. ed ut perspiciatis unde omnis iste.

" Small is the number of people who see with their own eyes, think with their own minds and feel with their own hearts " (Albert Hermann Einstein)

= contact me at ndre@engineer.com or click on my facebook badge =

Metode Ilmiah

Penemuan suatu pengetahuan baru, pengkajian terhadap suatu fenomena ataupun bantahan terhadap pengetahuan yang telah ada dilakukan dengan sebuah metode yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Metode Ilmiah adalah cara untuk membuktikan, menemukan ataupun menyanggah suatu pengetahuan dengan berdasarkan bukti-bukti yang dapat dikur, dapat diobservasi atau bukti-bukti empiris. Pengetahuan yang tidak dapat dibuktikan kembali oleh orang lain sesudahnya bukanlah sebuah proses ilmiah. Kebenaran dari pengetahuan tidaklah mutlak, sehingga dapat dikatakan bahwa pengetahuan itu benar hanya sampai ada orang lain yang membuktikan bahwa pengetahuan tersebut salah dengan metode ilmiah yang dapat diterima dikalangan ilmuwan. Dalam jurnal-jurnal ilmiah dapat kita temukan publikasi ilmiah yang hasilnya merupakan sanggahan terhadap hasil-hasil ayng telah dikemukakan oleh ilmuwan sebelumnya.
Secara umum untuk menghasilkan sebuah karya dengan metode ilmiah dilakukan dengan beberapa langkah berikut:
- Perumusan masalah
Permasalahan yang ingin diteliti harus dirumuskan dengan jelas.
- Studi pustaka
Studi yang komprehensip seputar permasalahan yang ada harus dilakukan supaya tidak terjadi duplikasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Suatu penelitian boleh saja mengunakan objek yang sama dengan metode penelitian yang berbeda atau algoritma yang sama tetapi diterapkan pada sesuatu object yang baru.
- Memformulasikan hipotesis
Dugaan solusi terhadap permasalahan yang terjadi atau terhadap suatu fenomena sehingga jelas arah penelitian yang dilakukan.
- Pengumpulan data dan eksperimen
Data adalah sesuatu yang mutlak harus disajikan untuk membuktikan suatu hipotesis.
- Analisis data
Untuk mendapatkan informasi dari data dan eksperimen analasis perlu dilakukan.
- Interpretasi data dan pengambilan kesimpulan
Berdasarkan informasi yang ada dari data-data yang telah diolah, dilakukan pengujian terhadap hipotesis atau diambil kesimpulan solusi permasalahan yang dikemukan.
- Publikasi
Suatu karya ilmiah akan diakui jika telah dikomunikasikan melalui suatu publikasi ilmiah.
- Pembuktian kembali
Jika suatu karya ilmiah menarik maka akan banyak peneliti lain yang menggunakan hasil tersebut untuk diteliti lebih lanjut ataupun untuk dibuktikan kembali.
Pada langkah-langkah diatas, peneliti mungkin akan melakukan pengulangan pada pengambilan data, eksperimen, menganalis data, menginterpretasikan hasil jika terdapat kesalahan pada proses tersebut.
Sebagai contoh semisal ada penelitian tentang penghapusan derau secara elektronis maka peneliti akan merumuskan permasalahan misalkan pada sebuah ruang rapat kantor yang terganggu oleh suara mesin pabrik. Peneliti kemudian melakukan studi literatur dari berbagai bukan dan jurnal tentang permasalahan ini. Sumber yang biasanya digunakan adalah jurnal-jurnal ilmiah karena ilmuwan kebanyakan mempublikasikan dalam jurnal ilmiah sebelum menerbitkan menjadi buku. Jurnal-jurnal ilmiah boelh dikatakan sebagai komunikasi utama antara ilmuwan. Memang terdapat juga komunikasi lainnya seperti koferens ataupun simposium tetapi biasanya publikasi dalam bentuk proseding adalah tahapan sebelum menemukan suatu kontribusi yang signifikan yang dapat dipublish dalam jurnal.
Berbagai cara penghapusan derau bisa didapatkan dari referensi-referensi itu. Peneliti mempelajari dengan detil berbagai metode yang telah dikemukan. Kelebihan dan kekurangan dari metode itu menjadi pertimbangan tersendiri dalam memilih metode yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Setelah mereview pustaka, peneliti memformulasikan hipotesis, misalkan filter adaptif lms dapat diimplementasikan dalam penghapusan derau secara real time. Untuk membuktikan dugaan solusi ini maka peneliti melakukan eksperimen dan pengambilan data. Dalam hal ini sebelum melakukan eksperimen secara hardware peneliti dapat menguji dugaan tersebut dalam bentuk simulasi. Data-data dikumpulkan misalkan data berupa suara percakapan rapat yang direkam. data berupa suara mesin pabrik. data berupa gabungan suara tersebut. Peneliti dapat juga menggunakan data-data sederhana untuk pengujian awal misalkan data suara tone 3 kHz yang dianggap sebagai derau.
Analisis dilakukan terhadap kemampuan filter adaptif lms untuk menghapus derau tersebut. Kemampuan filter tersebut secara simulasi terhadap data sederhana sampai kemampuan filter tersebut terhadap data suara percakapan dan bising yang sebenarnya. hasil hasil tersebut menjadi bahan pertimbangan untuk realisasi secara real time. Setelah performa simulasi dianggap memenuhi target yang ditentukan maka realisasi perangkat keras diperlukan dengan mulai mengkaji kebutuhan perangkat kerasnya. Tipe DSP yang dipilih untuk pemroses, mikropon dan speaker yang digunakan sebagai realiasi input output dan kebutuhan-kebutuhan perangkat keras lainnya. Selanjutnya perlu dilakukan coding dari algoritma filter adaptif lsm yang digunakan ke dalam bahasa yang dimengerti oleh digital signal processor. Dan setealh semua persiapan eksperimen real time siap, dilakukan pengujian terhadap alat yang dibuat tersebut. Berapa desibel alat tersebut mampu mengurangi derau yang ada.
Proses panjang tersebut bisa dipublikasikan oleh peneliti. Pada kasus ini bisa saja baru tahap simulasi hasil-hasilnya dipublikasikan. jadi langkah yang tertulis diatas tidaklah kaku tetapi tergantung pada situasi semisal hasil simulasi memang sudah layak untuk dipublikasikan maka akan menjadi bagian karya tersendiri. /ref: Dr-Ing. Dhidik Prastiyanto

Contoh Karya Ilmiah

Seringkali seorang peneliti pemula memerlukan contoh karya ilmiah. Contoh karya ilmiah dibutuhkan untuk memberikan gambaran yang lebih nyata buat seseorang yang baru memulai belajar meneliti. Dengan contoh tersebut akan terbangun pemahaman yang komprehensip tentang bagaimana seharusnya karya ilmiah ditulis.
Banyak orang kebingungan untuk menuliskan hasil karya penelitiannya dalam bentuk publikasi jurnal ilmiah, poster atau bentuk publikasi lainnya. Terkadang tidak hanya di kalangan mahasiswa atau siswa, saya menemui dikalangan guru, bahkan dosenpun terkadang banyak yang kebingungan bagaimana menulis di suatu jurnal. Ada beberapa dosen yang selama berpuluh tahun tidak naik pangkat gara-gara tidak bisa menuliskan karya ilmiah. Untuk beberapa orang terkadang kendalanya bukan pada persoalan penulisannya tapi masalahnya adalah pada proses penelitian yang menghasilkan karya ilmiah tersebut.
Belajar meneliti memang suatu proses yang terkadang tidak mudah. Biasanya orang memulai dengan mempelajari metode penelitian yang umumnya di kelompokan menjadi metode penelitian sosial dan eksak. Banyak buku dan sumber-sumber dari internet yang mengupas tentang metode penelitian. Namun peneliti pemula sering kebingungan untuk merealisasikan apa yang dipelajarinya dari metode penelitian tersebut. cara yang mudah untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh yaitu dengan membaca contoh hasil karya penelitian yang berwujud laporan penelitian maupun publikasi ilmiah di jurnal. Dengan membaca banyak contoh karya ilmiah maka dengan sendirinya otak akan menghubungkan antara ilmu metode penelitian yang telah dibaca sebelumnya dengan realisasi nyata dalam karya tersebut. Sebaiknya jangan membaca satu atau dua artikel tetapi membaca ratausan artikel sehingga kita akan mendapatkan berbagai variasi karya ilmiah yang dengan sendirinya akan membangun logika berpikir kita tentang karya ilmiah. Setelah pemahaman yang didapatkan, belajar meneliti sesungguhnya ada pada tahapan mengerjakan penelitian sendiri. Learning by doing memang salah satu cara yang ampuh untuk memahami tentang sesuatu. Banyak pengetahuan yang tdiak didapatkan dengan membaca akan kita dapatkan dari proses yang kita jalani seperti proses penelitian tersebut.
Memang sekalli lagi ditegaskan bahwa membaca contoh karya ilmiah adalah sangat penting. Akan tetapi yang harus kita jaga adalah jangan sampai melakukan plagiat terhadap karya ilmiah orang lain. Plagiarism adalah dosa terbesar yang tidak terampuni dalam dunia ilmiah. Masih segar diingatan kita seorang profesor yang melakuakan tidak plagiarism dari suatu artikel di luar negeri dan ditulis di artikel koran nasional. Artikel tersebut hanya artikel dalam sebuah koran yang sebenarnay aturan penulisannya lebih longgar daripada aturan penulisan pada jurnal ilmiah. Hal itu sudah cukup untuk membuat sebagian besar orang, menuntut profesor tersebut menanggalkan gelar akademiknya. Sayang sekali jika sebuah perjalanan menempuh karir akademik ke jenjang tertinggi akhirnya kandas gara-gara kasus plagiarism. untuk itu kita benar-benar harus tanamkan pada diri kita sebagai peneliti untuk menjauhi tindakan tidak terpuji ini.
Untuk mendapatkan contoh karya ilmiah kita bisa membaca jurnal-jurnal ilmiah nasional maupun internasional. namun kebanyakan jurnal tersebut tidak gratis sehingga menjadi kendala tersendiri. Masalah inilah yang selalu menjadi masalah utama bagi beberapa scholar di Indonesia. Kekurangan pustaka tersebut akan membuat penelitian berjalan tersendat atau bahkan penelitian yang dilakukan adalah penelitian basi yang tidak merujuk penelitian manapun. Dengan kata lain sebenarnya hal yang diteliti sudah pernah dilakukan, tetapi karena si peneliti tidak menelusuri pustaka disebabkan oleh ketidakmampuan universitas untuk menyediakan akses ke jurnal ilmiah internasional, si peneliti mengulang kembali penelitian yang telah ada.
Sebenarnya ada jurnah ilmiah yang gratis atau open acces. Beberapa situs yang berisi list ke jurnal ilmiah tersebut adalah sebagai berikut:
1. DOAJ, berisi direktore tentang jurnal yang bersifat open acces. Pada link tersebut bisa didapatkan contoh karya ilmiah dalam bidang teknologi, elektro, komputer,, ilmu sosial, pertanian, kesehatan, jurnal kebidanan, kehutanan, teknologi pangan, peternakan dan lainnya. Hampir semua bidang ilmu ada dalam list situs tersebut.
2. Biomedical central, berisi link ke jurnal jurnal bidang biomedis, kesehatan, kedokteran, dan bidang yang terkait.
3. Aera SIG, berisi jurnal pendidikan
4. WASET, memuat bidang bidang sains, teknologi dan teknik.
Masih banyak lagi website yang menyediakan link ke open acces jurnal. Jadi untuk mendapatkan contoh-contoh karya ilmiah tidaklah sulit. Hanya saja memang yang saya tulis disini semua berbahasa inggris. Semoga bermanfaat. /ref: Dr-Ing. Dhidik Prastiyanto

Cloud and Grid Computing (Komputasi Awan dan Terkotak)

Cloud Computing
Cloud Computing adalah suatu istilah yang banyak digunakan oleh Industi IT yang memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Namun pada intinya Cloud Computing adalah suatu pergeseran dari perusahaan dalam membeli dan memelihara server dan aplikasi on-premise yang mahal, dan bergerak menuju metode penyewaan IT, sesuai dengan kebutuhan, dari satu penyedia layanan publik.
Cloud Computing adalah suatu istilah yang banyak digunakan oleh Industi IT yang memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Namun pada intinya cloud computing adalah suatu pergeseran dari perusahaan dalam membeli dan memelihara server dan aplikasi on-premise yang mahal, dan bergerak menuju metode penyewaan IT, sesuai dengan kebutuhan, dari penyedia layanan public cloud.

Hanya dalam beberapa tahun terakhir hal ini telah menjadi layak dan masuk akal bagi perusahaan untuk memindahkan teknologi mereka ke sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Perubahan ini telah didorong oleh mulai tersedianya Internet berkecepatan tinggi yang tidak hanya tersedia di kantor Anda, tetapi juga di rumah, di warung kopi dan di mana saja anda dapat melakukan penerimaan sinyal telepon seluler. Kenyataan ini telah memungkinkan terjadinya konsolidasi yang revolusioner.

Alasan ekonomi yang menjadi pendorong di belakang konsolidasi ini adalah penghematan biaya yang signifikan dan pengurangan risiko yang diterima oleh perusahaan ketika mereka memusatkan sumber daya teknologi mereka di sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Penyedia layanan publik dapat mengimplementasikan keamanan industri yang paling canggih dan proses ketersediaan yang tinggi serta menawarkan pemantauan dan pemeliharaan server 24x7.

Biaya teknologi yang lebih rendah karena penyedia layanan public dapat berbagi sumber daya teknologi dan melakukan pembelian perangkat keras dan perangkat lunak dalam jumlah besar untuk Anda. Saat ini, dengan biaya lebih murah perusahaan dapat mendapatkan perangkat lunak terbaru maupun ketersediaan sistem yang tinggi yang dulunya hanya bisa dijangkau oleh perusahaan besar.

Mekanisme Akses Cloud Computing

Mekanisme akses ke cloud computing "mungkin" dapat dijalankan secara beraneka ragam - mulai dari akses standar LAN maupun intranet dengan sedikit aplikasi agen atau klien, sampai kepada akses extranet dan internet melalui browser yang terhubung ke sebuah portal aplikasi dari penyedia layanan cloud computing. Protokol aplikasi yang digunakan pun dapat beragam, tetapi hal ini tidaklah terlalu signifikan bila dilihat dari sisi pengguna akhir (baca : transparan), dimana pengguna akhir cukup mengetahui bagaimana cara mengakses dan mempergunakan jasa layanan yang terdapat pada Cloud computing.

Perangkat Lunak Cloud Computing

Belakangan ini dikembangkan sebuah bentuk nyata (atau setidaknya sebuah common platform/bentuk umum) dari konsep Cloud Computing agar dapat di-implementasikan secara umum dan lebih luas, seperti contoh berikut :

  • Ubuntu Enterprise Cloud (UEC)
  • Proxmox
  • OpenStack
  • OpenNebula
  • Eucalyptus
  • Engine utama dalam cloud computing sebetulnya adalah aplikasi virtualisasi di sisi server, seperti,
  • KVM
  • QEMU
  • Xen
Grid computing
Grid computing merupakan salah satu jenis dari komputasi modern. Grid computing adalah arsitektur TI baru yang menghasilkan sistem informasi perusahaan yang berbiaya rendah dan lebih adaptif terhadap dinamika bisnis. Dengan grid computing, sejumlah komponen hardware dan software yang modular dan independen akan dapat dikoneksikan dan disatukan untuk memenuhi tuntutan kebutuhan bisnis. Lebih jauh, dari sisi ekonomi, implementasi grid computing berarti membangun pusat komputasi data yang tangguh dengan struktur biaya variatif yang bias disesuaikan dengan kebutuhan.

Cara kerja Grid Computing.

Secara singkat, grid computing berarti menyatukan seluruh sumberdaya TI ke dalam sekumpulan layanan yang bisa digunakan secara bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan komputing perusahaan. Infrastruktur grid computing secara kontinyu menganalisa permintaan terhadap sumberdaya dan mengatur suplai untuk disesuaikan terhadap permintaan tersebut. Dimana data disimpan atau computer mana yang memproses permintaan tidak perlu dipikirkan. Sebagaimana arus listrik; untuk memanfaatkannya, tempat pembangkit atau bagaimana pengabelan jaringan listrik tidak perlu diketahui. Dalam menyelesaikan masalah system monolitik dan sumberdaya yang terfragmentasi, grid computing bertujuan menciptakan keseimbangan antara pengaturan suplai sumberdaya dan kontrol yang fleksibel. Sumberdaya TI yang dikelola dalam grid mencakup :

Konsep Grid Computing

Sumberdaya Infrastruktur

Mencakup hardware seperti penyimpan, prosesor, memori, dan jaringan; juga software yang didisain untuk mengelola hardware ini, seperti database, manajemen penyimpan, manajemen sistem, server aplikasi dan system operasi.

Sumberdaya Aplikasi

Adalah perwujudan logika bisnis dan arus proses dalam software aplikasi. Sumberdaya yang dimaksud bisa berupa aplikasi paket atau aplikasi buatan, ditulis dalam bahasa pemrograman, dan merefleksikan tingkat kompleksitas. Sebagai contoh, software yang mengambil pesanan dari seorang pelanggan dan mengirimkan balasan, proses yang mencetak slip gaji, dan logika yang menghubungkan telepon dari pelanggan tertentu kepada pihak tertentu pula.

Sumberdaya Informasi

Saat ini, informasi cenderung terfragmentasi dalam perusahaan, sehingga sulit untuk memandang bisnis sebagai satu kesatuan. Sebaliknya, grid computing menganggap informasi adalah sumberdaya, mencakup keseluruhan data pada perusahaan dan metadata yang menjadikan data bisa bermakna. Data bias berbentuk terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur, tersimpan di lokasi manapun, seperti dalam database, sistem file lokal atau

Prinsip Kerja Grid Computing

Dua prinsip kerja utama grid computing yang membedakannya dari arsitektur komputasi yang lain, semisal mainframe, klien-server, atau multi-tier: virtualisasi dan provisioning.

Virtualisasi

Setiap sumberdaya (semisal komputer, disk, komponen aplikasi dan sumber informasi) dikumpulkan bersama-sama menurut jenisnya, lalu disediakan bagi konsumen (semisal orang atau program software). Virtualisasi berarti meniadakan koneksi secara fisik antara penyedia dan konsumen sumberdaya, dan menyiapkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan tanpa konsumen mengetahui bagaimana permintaannya bisa terlayani.

Provisioning

Ketika konsumen meminta sumberdaya melalui layer virtualisasi, sumberdaya tertentu di belakang layer didefinisikan untuk memenuhi permintaan tersebut, dan kemudian dialokasikan ke konsumen. Provisioning sebagai bagian dari grid computing berarti bahwa system menentukan bagaimana cara memenuhi kebutuhan konsumen seiring dengan mengoptimasi jalannya sistem secara keseluruhan.

Indonesia sudah menggunakan sistem Grid dan diberi nama InGrid (Inherent Grid). Sistem komputasi grid mulai beroperasi pada bulam Maret 2007 dan terus dikembangkan sampai saat ini. InGrid ini menghubungkan beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta yang tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa instansi pemerintahan seperti Badan Meteorologi dan Geofisika.

Referensi :
http://www.indonesiancloud.com/id/content/cloud-computing
http://madluke.wordpress.com/2011/04/15/grid-computing/

LaTex & LYX

LaTeX
LATEX (LaTeX) adalah bahasa markup atau sistem persiapan pembuatan dokumen untuk pengetikan sistem TeX, yang dinamakan berdasarkan gaya penulisannya sebagai LaTeX. Nama LaTeX itu sendiri hanya mengacu pada bahasa penulisan yang digunakan pada sebuah dokumen, bukan pada editor yang digunakan untuk menulis dokumen tersebut. Untuk membuat dokumen dalam format LaTeX, sebuah file berformat .tex harus dibuat menggunakan semacam text editor. Walaupun, banyak text editor yang dapat digunakan untuk membuat dokumen LaTeX, beberapa text editor sengaja dibuat khusus untuk menggunakan bahasa LaTex.

LaTeX sangat banyak digunakan di Institusi-Institusi pendidikan. Sebagai contoh, digunakan untuk menerjemahkan DocBook dan berbagai macam file berekstensi XML ke dalam format PDF, LaTeX digunakan karena kualitasnya yang tinggi dalam typesetting yang dapat dicapai oleh TeX. Sistem typesetting LaTeX menawarkan Desktop Publishing yang Programmable atau dapat di tulis ulang dan fasilitas extensive untuk otomatisasi aspek-aspek dalam typesetting dan desktop publishing, termasuk pemberian nomor, dan referensi silang, tabel dan bingkai, tata letak halaman, dan bibliographies.

Sejarah Singkat Latex

Untuk dapat memahami sejarah LaTeX, kita perlu mengetahui terlebih dahulu sejarah TeX. LaTeX adalah hasil turunan dari TeX. TeX adalah bahasa pemrograman yang diciptakan khusus dan menjadi bagian utama dari sistem pencetakan (typesetting system) yang akan menghasilkan dokumen (teks, gambar, notasi matematis) yang berkualitas tinggi. TeX diciptakan oleh Prof. Donald Knuth sekitar tahun 1978. 
Awalnya Prof. Donald Knuth menciptakan TeX pada akhir tahun 1978 untuk merevisi buku karyanya yaitu The Art of Computer Programming edisi kedua. Buku The Art of Computer Programming memerlukan perbaikan karena banyak simbol matematika yang tidak dapat dicetak dengan sempurna oleh sistem percetakan pada masa itu. 
Prof. Donald Knuth berharap program yang dibuatnya akan mampu menghasilkan sistem percetakan dokumen yang berkualitas tinggi, mampu mencetak teks, angka, simbol-simbol matematis dengan sempurna.

Perintah dalam LateX


Ada  3 tipe perintah dalam LATEX:
  1. single karakter seperti: # $ & ˜ _ ˆ % { } yang semuanya mempunyai makna.
  2. Karakter \ (garis miring terbalik) yang disertai dengan satu karakter lain yang bukan huruf misalny \$ untuk menghasilkan tulisan $.
  3. Karakter \ (garis miring terbalik) yang disertai dengan beberapa karakter huruf dan membentuk sebuah perintah.
Semua perintah adalah case-sensitif, artinya perintah dengan huruf besar dan huruf kecil akan menghasilkan perintah yang berbeda. Beberapa perintah juga diikuti dengan argument dari perintah utamanya, misalnya \begin{equation} dll.

Kelebihan dan Kekurangan LaTeX

Kelebihan LaTeX :

  1. Hasil tampilan dokumennya profesional sekali! Mirip buku teks!
  2. Ketika kita ngetik, kita tidak peduli tampilan dan layout. Layout nanti diatur oleh file utama (misal: main.tex).
  3. LaTeX itu free of charge, alias gratis! Kalau MS Word kita harus beli softwarenya.
  4. Rumus-rumus matematika dapat diatur dengan mudah, tetapi proses membuat rumus memang painstaking!
  5. Cocok untuk programmer atau orang-orang yang suka program
  6. Tidak pernah crash (adanya error karena salah memasukkan command atau karena software tidak updated)
  7. File-nya relatif kecil
  8. Font-nya indah
  9. Tutorial dan command untuk symbol banyak tersedia di internet.
  10. Open source
Kekurangan LaTeX :

  1. Perlu kesabaran dan ketekunan karena memang tidak user-friendly seperti MS Word
  2. Kalau dokumennya pendek, jangan memakai LaTeX. 
  3. Harus mengetahui command/perintah supaya cepat mengetiknya. Tapi dengan berjalannya waktu orang akan familiar dengan perintah-perintahnya.
Lyx
Lyx merupakan suatu sistem persiapan dokumen. LYX merupakan suatu alat untuk menghasilkan suatu manuskrip, buku, surat dan proposal bahkan puisi yang dalam format yang cantik. Tidak seperti pengolah kata pada umumnya, dalam arti bahwa LYX menggunakan paradigma bahasa markup sebagai gaya pengeditan intinya. Dengan kata lain, ketika Anda mengetik suatu header pada suatu bagian, maka Anda akan menAndainya sebagai "Section", bukan sebagai "Bold, 17 pt type, left justified, 5mm space below". LYX akan mengurus typesetting untuk Anda, sehingga Anda hanya cukup berurusan dengan konsep dan isi dokumen, bukan dengan mekaniknya.

Berikut ini adalah lifecycle dan beberapa pengertian secara ringkas:

TeX –>LaTeX–>Lyx

  • TeX       : Typesetting bahasa dengan kemampuan makro.
  • LaTeX   : Makro paket dibangun di atas TeX.
  • Class     : Deskripsi dari jenis dokumen, menggunakan LaTeX.
  • Style      : Alter perilaku default LaTeX dalam beberapa cara.
  • LyX       : Visual, word-prosesor berprinsip WYSIWYM  yang menggunakan LaTeX untuk melakukan typesetting nya.

Lyx cocok digunakan untuk membuat memo, surat, disertasi dan tesis, catatan kuliah, catatan seminar, prosiding konferensi, dokumentasi software, buku, artikel pada jurnal ilmiah, skrip untuk drama dan film, proposal bisnis, dan presentasi.

Keunggulan dari LyX adalah output yang konsisten – misalnya, semua paragraf dipastikan memiliki margin yang sama, semua judul dipastikan memiliki besar sama, dst. Selain itu, karena dokumen sangat terstruktur maka ada fitur untuk melakukan navigasi intra-dokumen yang sangat bagus (ada daftar judul-judul bab dan sub-bab, kita bisa meng-klik untuk pindah ke bagian tersebut dengan cepat).

Keburukan dari LyX adalah sangat sulit mengatur style (warna, font, dll) yang baku dari style yang sudah ada seperti judul bab, judul sub-bab, dll (walaupun untuk tulisan bukan judul bisa dilakukan). Juga sulit untuk mengatur apa-apa yang sudah di pre-format oleh Lyx, misalnya di mana penomoran halaman diletakkan, atau kata-kata otomatis yang digunakan.


Referensi :
http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2012/11/30/review-software-lyx/

http://kiki-simplicity.blogspot.com/2013/03/latex-dan-lyx.html
http://shinsengumi1.wordpress.com/2013/03/15/latex-dan-lyx/

Membuat Perijinan Usaha

Bagi anda yang sudah mempunyai usaha tapi belum mempunyai legalitas, atau bagi yang mau mempunyai usaha sebaiknya bisnis anda dilengkapi dengan legalitas. Kenapa? Sebab legalitas bagi seorang entrepreneur bagaikan SK bagi pegawai. Dan apabila usaha kita mau naik kelas dan bisa bankable legalitas adalah persyaratan yang wajib dimiliki. Kalau anda mau mengajukan pinjaman ke bank misalnya, dan status anda sebagai pengusaha maka pihak bank akan menanyakan legalitas. Kalau tidak punya? jangan harap anda dipercaya bahwa usaha telah berjalan sekian tahun. Karena pihak bank melihat kapan berdirinya usaha berdasarkan akta notaris, bukan berdasarkan pengakuan semata.

Perijinan perusahaan secara umum meliputi:

1. Akta Notaris
Apapun bentuk usahanya PT, CV, Fa, Koperasi, UD dll pasti hal pertama dalam perijinan adalah akta notaris. Akta Notaris ini dibuat oleh Notaris. Jadi kalau mau membuat akta notaris datang aja ke notaris. Tapi jangan lupa sebelum membuat akta notaris persiapkan dulu;  1- Bentuk badan hukum (PT, CV, atau yang lainnya),  2- Nama perusahaannya (Untuk PT harus 3 kata). 3- Siapa yang menjadi Komisaris, Direktur Utama, Direktur dll. 4- Berapa modal awalnya -khusus PT- (perusahaan kecil sampai 200jt, perusahaan menengah 200 jt-500 jt, perusahaan besar lebih dari 500jt)  5. Biasanya notaris akan mengecek nama yang kita ajukan -jangan sampai nama tersebut sudah ada- kalau belum ada yang pakai dan setelah dinyatakan oke oleh kita -kalau ada koreksian- dibuatlah akta notaris tersebut. Dan jangan lupa juga harus tertulis usaha yang benar-benar akan kita jalani. Untuk biayanya tidak sama setiap notaris. Bisa-bisanya kita menawar. Dan pengalaman saya untuk CV, Notaris mau Rp 500.000 untuk PT agak mahal, mintanya Rp 1.000.000.

2. Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU)
SKDU ini dibuat di kelurahan, ada form nya kok! Dan harus diperpanjang setiap tahun. Tempatnya di kelurahan dimana tempat usaha/kantor usaha kita itu berada.  Dan untuk PT biasanya di survey kebenaran akan kantor usahanya tidak boleh di rumah, atau fiktif. (Tapi bisa kok diakalin. Numpang aja alamat di kantor/tempat tertentu. Kalau ada yang survey bilang aja iya. Biasanya banyak tuh iklan2 yang menyediakan kantor virtual, numpang alamatnya di sana dan buat workshop nya dimana, beres kan?)
Untuk CV agak gampang karena untuk tempat/kantor usahanya bisa memakai rumah tempat tinggal kita. Ngontrak juga tidak masalah, Dan jangan lupa SKDU ini harus sampai kecamatan. Diketahui dan ditandatangani oleh camat atau petugas lain yang berwenang.

3. Membuat NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar
Yang mengeluarkan NPWP dan surat keterangan terdaftar (untuk CV) itu  kantor pajak. Maka datang aja ke kantor pajak yang ada di daerah tempat kita membuat SKDU. Cari kantor pajaknya wilayah/daerah mana. Di sini enak nih.. tanpa biaya alias gratis, NPWP juga langsung jadi. Tapi.. kalau tidak melaporkan pajak tahun di denda Rp 500.000,. Makanya wajib lapor dan jangan telat!

4. Pengesahan Akta Notaris
Untuk PT disahkan oleh kementerian hukum dan HAM melalui dirjen AHU. Ini nih.. mulai agak sulit dan hati2 banyak calo di sana dan prosesnya lamaaa. Kalau mau cepat kasih uang tambahan ke petugas pasti didahulukan (bisa diatur). Biayanya sekitar Rp 1 jt an..
Untuk CV pengesahan akta notaris oleh pengadilan negeri. Datang aja/cari kantor pengadilan di daerah anda. Biayanya (padahal tanpa biaya, biasa pungli) kalau Pengadilan Tangerang, mintanya Rp 250.000. Tapi setelah memelas mau dikasih Rp 150.000,- Dan untuk pengesahan akta notaris ini jangan lupa disertakan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) dari kelurahan dan ditandatangani/diketahui oleh kelurahan.

5. Membuat SIUP dan TDP
Ini proses yang menjengkelken, berlete-lete. Caranya bawa semua persyaratan tadi (no 1-4) ke kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) untuk kota Tangerang Selatan di BSD dekat Telkom. Dan untuk Jakarta nama badan yang berwenangnya Dinas Koperasi Usah Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan.

Pemasaran MIX 4P Bhinneka.com (T04)

Pasar merupakan suatu media dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari maupun khusus, perlakuan ini tak membuat Pasar yang kita kenal pada awalnya bersifat tradisional dimana antara pembeli dan penjual saling bertatap muka untuk melakukan transaksi atau pertukaran barang produksi atau dagangan. Pada zaman yang semakin berkembang ini, pasar tidak lagi terbatas pada lokasi dan waktu semata. Namun lebih pada suatu mekanisme mekanik dan intermedia. Dimana media menjadi alat yang mempertemuakan penjual dan pembeli. Dimana dengan alat-alat elektronik tersebut, pasar menjadi sangat luas. Luas dalam artian dimanapun kita berada, kita dapat melakukan transaksi pembelian terhadap suatu produk dipasar. Mari kita lihat perkembangan dunia pasar pada contoh kasus sederhana yaitu toko online komputer Bhinneka yang merupakan salah satu toko elektornik terbesar di Indonesia yang memiliki pusat terbesar berlokasi di lantai 3 Mall Mangga dua dan beberapa kota besar sekitar DKI Jakarta.
Target pasar
Setiap produksi atas barang produksi, pasti memiliki suatu tujuan tertentu. Dimana salah satunya adalah tujuan pasar yang akan dituju. Dengan mengetahui taget pasar, suatu barang produksi dapat terjual pada kasus-kasus yang lancar maupun kasus yang memiliki tantangan pasar. Target pasar merupakan suatu hal yang penting dalam hal penjualan barang produk. Salah satu dalam toko Bhinneka ini, target pasarnya pada produk elektronik yaitu laptop, computer, gadget, gps, dll. Yang dahulu kala toko ini hanya melakukan penjualan secara langsung, namun sekarang berkembang dan menggunakan dunia internet dalam proses jual belinya. Hal ini menambah keuntungan dan efisiensi kerjanya.

Promotion
Promotion produk-produk mereka juga sangat menarik dengan harga dan kwalitas pelayanan yang sangat optimum, mebuat toko ini banyak digemari dan diminati para mahasiswa yang mencari harga murah meriah. Dari berbagai foto, bener, dan selembaran yang disebarkan di media umum, hal ini menambah semakin dikenalnya toko ini di kalangan masyarakat khususnya para pelajar atau mahasiswa. Promotion yang paling menarik yaitu harga yang sangat murah disbanding dnegan toko yang lainnya.

Product
Tampilan pada website ini juga sangat simple. Dimana produk dipajang dengan harga yang cukup ringkas. Dengan begitu user atau pembeli tidak bingung karena banyak pilihan. Tampilan berupa pricelist table juga sangat mudah dan enak dilihat. Dimana layanan penjualan toko ini juga sangat memuaskan.

Place
Lokasi penjualan toko ini juga sangat mudah dicari karena berlokasi di salah satu mall. Selain itu nama domain dari website ini juga sangat mudah diingat. Jadi letak lokasi baik secara fisik maupun maya sangat menguntungkan. SEO dari webs ini juga lumayan kuat di dalama google.

Price
Penampilan harga produk dalam situs ini juga sangat simple. Namun yang lebih baik dari kabar yang lainnya yaitu soal harga yang lebih murah dan mungkin sangat murah dibandingkan dengan harga pada toko lainnya. Dari segi list harga produk yang dibuat hanya dengan table-table, ini juga sangat mudah dibaca dan user atau pembeli tidak dibungkan atau masih bertanya-tanya. Secara keseluruhan dalam toko ini menerapkan 4 komponen penting dalam mencapai target bisnisnya agar dikenal dan dipercaya para konsumennya. Banyak produk dan pelayanan dalam toko ini yang sangat memuaskan bagi konsumen. Kelak dengan beberapa prinsip tersebut, toko ini dapat berkembang denga pesat.


sumber : bhinneka

Network Forensik dan Proses Forensik Jaringan


Network Forensik & Proses Forensik Jaringan

1. NETWORK FORENSIC

Forensik jaringan (Network forensic) merupakan proses menangkap, mencatat dan menganalisa aktivitas jaringan guna menemukan bukti digital (digital evidence) dari suatu serangan atau kejahatan yang dilakukan terhadap , atau dijalankan menggunakan, jaringan komputer sehingga pelaku kejahatan dapat dituntut sesuai hukum yang berlaku.

Forensik Digital dan Forensik Jaringan ini dapat digunakan untuk menemukan kejahatan di dunia maya seperti cyber crime. Karena meskipun kejahatan itu dilakukan secara digital tetap saja meninggalkan bukti atau “jejak”. Jadi bagi anda yang ingin melakukan kejahatan digital, hati-hati terhadap “jejak” yang akan anda tinggalkan atau anda harus berpikir panjang untuk melakukan kejahatan tersebut.

Bukti digital dapat diidentifikasi dari pola serangan yang dikenali, penyimpangan dari perilaku normal jaringan ataupun penyimpangan dari kebijakan keamanan yang diterapkan pada jaringan.

Internet yang berisi Jaringan Forensik dan proses intersepsi yang sah menurut hukum adalah tugas-tugas yang penting untuk banyak organisasi termasuk small medium business, enterprises, industri banking dan finance, tubuh Pemerintahan, forensik, dan agen intelijen untuk tujuan-tujuan yang berbeda-beda seperti penarsipan, intersepsi, dan mengaudit lalu lintas internet untuk referensi masa depan dan kebutuhan forensik. Penarsipan ini dan pemulihan kembali data internet dapat digunakan untuk barang bukti hukum dalam beberapa kasus perselisihan. Pemerintah dan agen-agen intelijen mengunakan beberapa teknologi untuk melindungi dan mempertahankan keamanan nasional.

2. PROSES FORENSIK JARINGAN

Proses forensik jaringan terdiri dari beberapa tahap, yakni :

1) Akuisisi dan pengintaian (reconnaissance)

Yaitu proses untuk mendapatkan/mengumpulkan data volatil (jika bekerja pada sistem online) dan data non-volatil (disk terkait) dengan menggunakan berbagai tool.

2) Analisa

Yaitu proses menganalisa data yang diperoleh dari proses sebelumnya, meliputi analisa real-time dari data volatil, analisa log-file, korelasi data dari berbagai divais pada jaringan yang dilalui serangan dan pembuatan time-lining dari informasi yang diperoleh.

3) Recovery

Yaitu proses untuk mendapatkan/memulihkan kembali data yang telah hilang akibat adanya intrusi, khususnya informasi pada disk yang berupa file atau direktori.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcdeV8KEuPG1dfmMZpWlEzbZ2YJsKQjCjsAIV7VZrwppzk7ORQrWO0fIMvG83NYE1EFRY8P_UwPix32_awHTelAL6lcD_xHPgTdOK42fzSAkoxw3pw3Npz7l7AyF0RzNMWgI5iQY0Ax4I/s200/clip_image002.jpg

Proses Forensik


Akuisisi dan Pengintaian (Reconnaissance)

Tahap awal proses forensik merupakan hal yang kritis karena menentukan keberhasilan proses forensik. Tahap ini merupakan proses pengumpulan data dan pengintaian.

2.1.1 Pengumpulan Data Volatil

Data volatil dikumpulkan dari berbagai sumber, yakni register proses, memori virtual dan fisik, proses-proses yang sedang berjalan, maupun keadaan jaringan. Sumber informasi tersebut pada umumnya mempunyai informasi dalam periode yang singkat, sehingga waktu pengumpulan bersifat kritis dan harus sesegera mungkin diambil setelah terjadi insiden. Misalnya alamat MAC (Media Access Control) dari computer yang berkomunikasi dengan computer sasaran yang berada pada subnet yang sama , yang tersimpan pada ARP (Address Resolution Protocol) cache, segera dibuang setelah terjalin komunikasi dengan computer lainnya, sehingga data tersebut harus segera diambil.

Sumber informasi volatil yang penting beserta instruksi-instruksi yang digunakan untuk menangkap informasi tersebut diantaranya:

  • Proses-proses yang sedang berjalan (ps atau /proc)
  • Hubungan jaringan yang aktif (nestat)
  • ARP cache (arp)
  • List of open file (lsop)
  • Memori Fisik dan Virtual (/dev/mem, /dev/kmem)

2.1.2 Melakukan Trap dan Trace

Trap dan trace merupakan proses untuk memonitor header dari trafik internet tanpa memonitor isinya (tidaklah legal untuk memonitor isi dari suatu komunikasi data). Proses ini merupakan cara non intrusif untuk menentukan sumber serangan jaringan atau untuk mendeteksi kelainan trafik karena hanya mengumpulkan header paket TCP/IP dan bukan isinya.

Contoh di atas menggunakan panjang default 68 byte. Trap dan trace dapat digunakan oleh analis forensik untuk menjawap beberapa pertanyaan kritis, yakni:

  • Apakah alamat IP sumber mencurigakan?
  • Apakah alamat IP dan/ atau nomor port tujuan mencurigakan? Misal beberapa port yang sangat dikenal digunakan oleh Trojan adalah 31337 untuk Back Orifice dan 12345 untuk NetBus.
  • Apakah terdapat fragmentasi yang aneh? Fragmentasi sering digunakan untuk membingungkan IDS dan firewall.
  • Apakah TCP flag mencurigakan? Misal, beberapa flag tidak pernah terjadi bersama-sama, seperti R & F (reset & fin), F alone, dll. Penyerang menggunakan teknik ini untuk menentukan sistem operasi dari computer sasaran.
  • Apakah ukuran paket mencurigakan? Paket SYN awal seharusnya membawa data 0 byte.
  • Apakah tujuan port merupakan layanan yang valid? Layanan yang valid biasanya ditampilkan dalam dalam file /etc/services pada mesin Linux.
  • Apakah trafik mengikuti standar RFC?

2.2 Analisa Data

2.2.1 Log File sebagai Sumber Informasi

Keberhasilan proses forensik sangat ditentukan oleh kualitas dan kuantitas informasi yang terkumpul. Log file dapat merupakan sumber informasi yang penting bagi proses forensik. Log file mengandung informasi tentang berbagai sumber daya sistem, proses-proses dan aktivitas pengguna. Protocol analyzer, sniffer, server SMTP, DHCP, FTP dan WWW, router, firewall dan hampir semua aktivitas sistem atau user dapat dikumpulkan dalam log file. Tetapi jika administrator sistem tidak dapat mencatat, maka fakta yang diperlukan untuk menghubungkan pelaku dengan insiden tidak ada. Sayangnya penyerang dan penjahat yang pintar mengetahui hal ini dan tujuan pertamanya adalah merusak atau mengubah log file untuk menyembunyikan aktivitas mereka.

Hal kedua yang penting tetapi sering dilupakan adalah sistem clock. Pencatatan suatu file berhubungan dengan time stamp dan date stamp yang memungkinkan analis forensik untuk menentukan urutan kejadian. Tetapi jika sistem clock tidak dikoreksi/dikalibrasi secara berkala dapat dimatikan dari mana saja dari beberapa detik sampai beberapa jam. Hal ini menyebabkan masalah karena korelasi antara log file dari computer yang berbeda yang mempunyai sistem clock yang berbeda akan menyulitkan bahkan tidak mungkin mengkorelasikan kejadian. Solusi yang sederhana untuk mensinkronisasi clock adalah seluruh server dan sistem berjalan pada suatu daemon seperti UNIX ntpd daemon, yang mensinkronisasi waktu dan tanggal sistem secara berkala dengan suatu atomic clock yang disponsori pemerintah.

2.2.2 Interpretasi Trafik Jaringan

Untuk dapat mengidentifikasi trafik jaringan yang tidak normal dan mencurigakan, harus dapat mengenali dengan baik pola trafik jaringan yang normal. Jika pola traffic tidak normal indikasinya biasanya alamat IP sumber terlihat tidak lazim (palsu) karena berupa satu set alamat IP cadangan yang biasanya digunakan di dalam jaringan sebagai alamat privat (misalnya dengan NAT) dan tidak pernah muncul di internet. Juga time-stamp terlalu berdekatan, dan port sumber dan nomor urut yang naik secara seragam merupakan petunjuk bahwa hal ini merupakan paket yang tidak normal. Paket ini menjadi SYNflood, suatu jenis DoS (denial of service), suatu serangan terhadap server ini menggunakan port 139 (NETbios).

2.2.3 Pembuatan Time Lining

MAC (Modified Access Creation) time merupakan tool yang sangat berguna untuk menentukan perubahan file, yang dapat digunakan untuk membuat time lining dari kejadian-kejadian.

M-times berisi informasi tentang kapan file dimodifikasi terakhir kali, A-times mengandung informasi waktu akses terakhir (membaca atau mengeksekusi) dan C-times berisi waktu terakhir status file diubah.

Misalnya di mana waktu akses dan waktu modifikasi yang sama serta waktu pengubahan 4 menit kemudian menunjukkan perubahan kepemilikan atau izin setelah file dibuat. Juga ditunjukkan pemilik file, ukuran, perijinan, jumlah blok yang digunakan,nomor inode dan jumlah link ke file.

 

 
This Theme Modified by Kapten Andre based on Structure Theme from MIT-style License by Jason J. Jaeger